Logo Header Antaranews Riau

Wah.... Kampar Bakal Swasembada Daging

Selasa, 11 Juni 2013 22:06 WIB
Image Print

Bangkinang, (Antarariau.com) - Kabupaten Kampar, provinsi Riau bakal bisa swasembada daging dengan maraknya pengajuan pinjaman yang sudah dicairkan untuk untuk penambahan ternak petani baik secara kelompok maupun perorangan.

"Dana sebesar Rp8,690 Miliar telah dicairkan oleh bank umum dan BPR di daerah itu untuk penambahan jumlah ternak petani setempat sebagai usaha utama maupun sampingan dan proposal pengajuan pinjaman pengadaan ternak juga masih banyak yang tengah diproses," kata Cokro Aminoto, MM, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan di Bangkinang, Selasa.

Ia mengatakan, minat petani mengembangkan usaha di sektor peternakan sangat banyak setelah mereka mendapatkan pelatihan oleh pemerintah kabupaten di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu yang hingga kini telah meluluskan ratusan alumni itu.

Usaha pemerintah kabupaten melalui ide Bupati Jefry Noer dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program zero kemiskinan pada akhir 2014 itu telah mampu membangkitkan semangat dan memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor peternakan.

"Kita harapkan pertumbuhan jumlah ternak terutama sapi di Kabupaten Kampar bisa menjadikan daerah itu swasembada daging dari sebelumnya harus mendatangkan dari luar.," ujarnya.

Kedepan sejalan dengan keberhasilan peningkatan populasi ternak dan dukungan permodalan serta peningkatan kompetensi petani, Kabupaten Kampar akan bisa memasok ternak untuk kebutuhan di kabupaten lain di Provinsi Riau.

Kabid Usaha Tani dan Agrobisnis Dinas Pertanian dan Peternakan Kampar Nurilahi Ali, menjelaskan dana bergulir yang sudah dicairkan diterima peternak secara kelompok dengan nilai berkisar Rp50juta-Rp100 juta.

Sampai saat ini, jumlah proposal yang masuk untuk 2013 ke Distannak untuk pengantar pengajuan pinjaman sebanyak 423 buah dan direkomendasikan ke bank 365 buah sementara 55 lagi tengah diverifikasi.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026