Logo Header Antaranews Riau

P4S Bisa Jadi Percontohan Nasional

Minggu, 5 Mei 2013 14:47 WIB
Image Print

Siakhulu, (Antarariau.com) - Direktorat Jenderal (Dierjen) Bina Bangda Kementrian Dalam Negeri Drs Nuh Marwan,M.Si saat membuka secara resmi pembukaan Pendidikan dan Pelatihan P4S di Taman Pancing Tiga Dara Kubang Jaya, Minggu (5/5) menegaskan program P4S bisa menjadi percontohan secara nasional.

“Saya pernah didatangi Pak Jefry Noer menyampaikan target Kampar Zero kemiskinan diakhir 2014, jujur saya tidak habis pikir, blank otak saya, apa mungkin, lalu saya panggil direktur saya untuk membahasnya dan ada keyakinan P4S bisa menjadi percontohan nasional, “ ujarnya.

Gayung bersambut, program kementerian pertanian mengacu pada sasaran yang sama yaitu mengentaskan kemiskinan. "Saya salut Jefry Noer sudah melakukan lobi lintas kementerian untuk menyukseskan program menzerokan kemiskinan dan di Kementerian Pertanian program ini menjadi unggulan bersama," ujarnya.

Pihaknya sangat setuju dan mendorong program ini dilakukan dengan ambisi setiap kalangan, kami yang di kemendagri khususnya dibangda akan terus memantau dan membantu, akan tetapi untuk program ini harapan kami perlu juga melibatkan kalangan perguruan tingggi dan LSM untuk mengawal dan monitor agar program ini berjalan terus dengan baik.

Mantan Kepala Diklat Pertanian Jambi itu menyampaikan “Kalau tidak salah ada hadis yang menyebutkan orang yang berfikir dan berniat berbuat untuk mengentaskan kemiskinan pahalanya lebih banyak daripada orang yang elalu berzikir, “ ucapnya.

Peserta Diklat untuk gelombang pertama tahun 2013 ini diikuti sebanyak 240 orang yang akan dilatih dan dibekali ilmu pertanian terpadu selama 15 hari mulai 5 sampai 10 Mei 2013. Tahun 2013 ini sebanyak 2.161 orang dengan target peserta yang dapat dilatih, dengan metode pelatihan 30% teori dan 70% praktek, kata Aliman Makmur selaku panitia Diklat yang juga Kepala Badan Pelaksana penyuluhan dan Ketahanan Pangan.

Aliman menjelaskan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan Peraturan Menteri Pertanian No 3 tahun 2010 tentang pedoman pengolahan P4S, sertifikasi karya nyata Kubang dan tujuan Diklat adalah untuk meningkatkan Sumber daya Petani agar dapat meningkatkan ekonomi yang lebih baik dimasa datang.

Panitia akan memantau peserta selama Diklat dan akan diberikan sertifikasi bagi 10 peserta terbaik.

Bupati Kampar H Jerfy Noer, SH menyampaikan bahwa pembangun kampar dengan lima pilar, dimana pertama peningkatan akhlak dan moral, peningkatan Ekonomi Kerkyatan, Peningkatan Sumber Daya Manusia, Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Peningkatan Infrastruktur.

Khusus untuk peningkatan ekonomi kerakyatan pilar kedua Jefry menjelaskan bahwa strategi yang dilakukan dengan membuat pelatihan Pertanian Tepadu untuk mewujudkan Zero Kemiskinan, Zero Penggaguran dan Zero Rumah-rumah Kumuh dengan cara memapping masyarakat miskin dan pengangguran yang dilakukan oleh setiap Camat dan Kepla Desa.

Pola pelatihan dilakukan dengan menerapkan kombinasi antara prinsip-prinsip pertanian terpadu dan kewirausahaan selama 15 hari. Petani yang telah dilatih diharuskan membuat Kelompok Usaha Bersama dengan 9 orang anggota dan akan diberikan pinjaman dari Pemda Kampar dalam bentuk Dana Bergulir dengan sistem Chanelling dengan Bank BPR Sarimadu Bangkinang dengan besaran pinjaman maksimal Rp 100 juta.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026