
2 Penyelam Berupaya Cari Korban Kapal Terbakar

Dumai, (antarariau) - Dua penyelam yang diterjunkan ke dasar laut hingga kini belum berhasil menemukan jasad manusia, baik di sekitar perairan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) maupun di lokasi bangkai kapal.
"Upaya pencarian korban kapal terbakar sejauh ini hanya menemukan sekop dan kunci kamar mesin," kata Kepala Sub Seksi Operasi Kantor Badan SAR Nasional, Pekanbaru di Kota Dumai, Abdul Malik, Kamis.
Ia mengatakan, upaya pencarian sedikit mengalami kendala dengan tumpukan besi cran kapal dan pecahan kayu lambung pada bangkai kapal yang berserakan di TKP.
"Pencarian akan dilanjutkan kembali sore ini di atas bangkai kapal, dan kita melibatkan dua penyelam untuk mencari kemugkinan adanya korban manusia akibat kebakaran kapal tersebut," kata Abdul Malik.
Dia menjelaskan, tim SAR yang diturunkan ke TKP kapal sembako milik importir Dumai sebanyak 15 orang dengan dua alat selam dan satu unit kapal karet cepat.
Upaya pencarian pihaknya, menurut Abdul karena merupakan inisiatif SAR sendiri untuk membantu pencarian korban kapal terbakar sebanyak 12 orang yang dinyatakan hilang oleh kepolisian dan Adpel Dumai.
Selain mencari korban di bangkai kapal, SAR juga melakukan penyisiran di sekitar jalur perairan TKP hingga menuju ke laut lepas yang berjarak hanya tiga sampai empat mil.
Dalam upaya pencarian korban, SAR akan bekerja sama dengan kepolisian setempat dan tim laboratorium forensik Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara yang juga akan diturunkan mencari dan mengidentifikasi jasad korban.
"Target melakukan operasi pencarian di Dumai hanya tujuh hari, namun jika belum ditemukan sama sekali korban, maka kita akan berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Kita juga dibantu beberapa petugas dari SAR Pos Kabupaten Bengkalis," terangnya.

