
Dua Kapal Hangus Terbakar Di Dumai

Dumai, (antarariau) - Dua unit kapal pengangkut sembako hangus terbakar di Perairan Sungai Dumai, Pelabuhan Ayan, Jalan Teduh, Kota Dumai, Selasa, sekitar pukul 10.30 WIB.
Informasi yang dihimpun menyebutkab bahwa beberapa orang buruh bongkar muat masih terkurung di atas kapal kayu kargo berukuran besar bernama Dahulu Sibayak dan Bintang Samudera itu.
Seorang buruh kapal, Laya mengaku, sumber api muncul dari ruang mesin setelah terdengar bunyi ledakan sebanyak dua kali. Saat itu, Ia bersama beberapa buruh lainnya sedang melakukan bongkar muat kapal yang baru tiba dari Malaysia.
Belum begitu lama bekerja, terdengar suara ledakan dari ruangan mesin, dan seketika itu juga api langsung berkobar dengan sangat cepat. Melihat api meluas, Laya mencoba menyelamatkan diri bersama beberapa orang buruh lainnya.
"Tapi masih ada beberapa orang lagi yang terkurung di atas kapal, dan saya hanya bisa menyelamatkan empat orang teman saja. Sumber api kami dengar dari ledakan tabung gas di ruangan mesin," kata Laya di lokasi kebakaran.
Ia menyatakan, muatan kapal yang terbakar hebat tersebut terdiri dari beberapa item, dan salah satu diantaranya boraks yang merupakan sejenis bahan pengawet.
Buruh lainnya mengatakan, asal ledakan berawal dari terhempasnya barang berbentuk kotak-kotak yang diangkut buruh. Diduga barang kotak merupakan benda yang mudah terbakar akibat hemapasan dan ditambah cuaca panas.
Kapal yang merupakan milik pengusaha importir lokal Dumai ini, akhirnya ludes terbakar kendati telah selama tiga jam api berusaha dikendalikan petugas pemadaman kebakaran dari unsur pemerintah kota (Pemkot) setempat dibantu unit Damkar Pertamina dan Pelindo.
Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian dan pemadam kebakaran masih bekerja melakukan pemadaman api dan evakuasi kapal dibantu unit mobil damkar dari Pemkot Dumai dan Pertamina RU II.
Sejauh ini, pejabat kepolisian setempat belum bersedia memberikan keterangan dan masih menunggu proses pemadaman dan evakuasi kapal. Kebenaran adanya orang terkurung di dalam kapal juga belum dapat dipastikan karena api masih berkobar.

