
Sumber Api PON Dari Areal Chevron

Pekanbaru, 29/7 (antarariau) - Sumber Api PON XVIII 2012 akan diambil dari sumber api alam pertama di Riau pada 1943, berada di salah satu areal eksplorasi Migas PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI) dahulunya bernama Caltex Pasific Indonesia (CPI) di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak atau berjarak lebih kurang 32 Km dari pusat Ibukota Provinsi Riau.
"Pengambilan api PON dimulai 6 September pukul 08.00 WIB oleh pejabat negara bersama Ketua Umum KONI Pusat dan Gubernur Riau, lalu api di dibawa sejauh 12 Km menuju tempat acara di lapangan sepakbola Minas," kata Humas PB PON XVIII Nurul Huda di Pekanbaru, Minggu malam.
Ia menegaskan, pengambilan Api PON dilaksanakan oleh pejabat negara bersama Ketua Umum KONI Pusat dan Gubernur Riau, lalu api di dibawa sejauh 12 Km menuju tempat acara di lapangan sepakbola Minas.
Di tempat tersebut diharapkan akan hadir Menkokesra RI, Menegpora RI, Pejabat Negara lainnya, Ketua Umum Koni Pusat, Gubernur Riau dan Pejabat unsur Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Provinsi Riau serta para Bupati dan Walikota pada 12 Kabupaten dan Kota yang berada di Riau, seperti: Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kampar, Kota Dumai, Kabupaten Taluk Kuantan, Kabupaten Meranti dan juga masyarakat Riau.
Nantinya pejabat negara akan yang jadi Irup (Inspektur Upacara) dan pejabat negara lainnya menyerahkan obor Api PON kepada Gubernur Riau H.M. Rusli Zainal selaku Ketua Umum PB.PON-2012 Riau.
Setelah itu sumber api pada obor utama, akan menyalakan 12 obor api Kabupaten Kota secara bergiliran yang diterima langsung oleh masing-masing Bupati dan Walikota di Provinsi Riau.
Selanjutnya atlet ke-12 Kabupaten dan Kota akan membawa dan mengkirab obor api PON kedaerahnya untuk disemayamkan pada masing-masing Ibukota Kabupaten dan Kota. Obor Api PON di Kabupaten dan Kota harus tetap dijaga hidup selama berlangsungnya PON di Riau dari 9-20 September 2012, sementara obor api utama akan di bawa dan di kirab oleh atlit Riau didampingi Bujang dan Dara Riau dengan pengawalan ketat pihak keamanan dari unsur TNI dan POLRI, lalu di semayamkan i Gedung 9 Lantai Kantor Gubernur Riau.
Nurul menyatakan pada malam 6 September 2012 dan selama masa penyemayaman obor utama Api PON sampai 11 September 2012 diharapkan akan berlangsung acara malam keakraban dan pesta rakyat baik di Provinsi maupun di daerah untuk menyambut dan menyukseskan PON XVIII – 2012 Riau serta memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke 55 pada 9 September 2012 dan HUT Kemerdekaan RI yang ke 67.
Selanjutnya pada 11 September 2012 sekitar jam 14.00 Wib. Obor Utama Api PON akan diturunkan dari Gedung 9 Lantai Kantor Gubernur dan di serahkan oleh Forkopinda kepada Atlit untuk di bawa menuju Stadion Utama Riau untuk menghidupkan Api di kalderon Api PON sebagai tanda dibukanya secara resmi PON XVIII- 2012 Riau.
Api PON di kalderon dan api PON yang di 12 Kabupaten dan Kota akan menyala secara bersamaan sampai dengan penutupan PON XVIII – 2012 yang di rencanakan pada 20 September 2012.
"Kita berharap kepada seluruh Masyarakat Riau untuk bersama-sama menyukseskan dan memeriahkan dengan segala bentuk kegiatan yang mengobarkan semangat olahraga serta yang positif untuk pesta olahraga terbesar empat tahunan itu serta menyambut Pesta Olah Raga Negara-negara Islam; Islamic Solidarity Game (ISG) di Riau, karena belum tentu dalam beberapa Tahun Kedepan Riau akan dijadikan tuan rumah pesta PON dan Tuan Rumah ISG," ujar Nurul yang juga Humas Indah Kiat Pulp and Paper itu.
Ia juga menegasan bahwa kirab api PON, yang pelaksanaannya pada 6 September 2012 ke beberapa provinsi di Indonesia batal dilaksanakan karena persiapan dan pelaksanaannya berdekatan dengan suasana Ramadhan 1433 H dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2012.
"Kita akan lebih realistis dan rasional untuk melaksanakan Kirab Api PON, meskipun tidak jadi di Kirab di seluruh Indonesia namun tetap tidak menghilangkan semangat rakyat Riau dan PB.PON serta substansi dan juga semangat yang dikobarkan melalui makna filosofis Api PON," jelasnya.
Pewarta : Maswandi
Editor:
Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

