
Muhammadiyah Tetapkan 20 Juli Awal Ramadhan

Pekanbaru, (antarariau) - Masyarakat muslim Muhammadiyah Pekanbaru, Riau, menetapkan hari pertama puasa pada 20 Juli 2012, hal itu sesuai dengan hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
"Sesuai Hisab Hakiki Wujudul Hilal ditetapkan bahwa 1 Ramadhan 1433 H jatuh di tanggal 20 Juli 2012. Diharapkan warga Pekanbaru sudah berpuasa di tanggal yang telah ditetapkan itu," kata Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Pekanbaru, Arizal di Pekanbaru, Selasa.
Ia mengatakan bahwa penetapan itu juga sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah lewat suratnya dengan Nomor 01/MLM/1.0/E/2012 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Dzhulhijah 1433 H.
"Disurat resmi tersebut juga diterangkan berbagai imbauan bagi umat Islam Muhammadiyah untuk dapat menjalani ibadah puasa sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan," katanya.
Semuanya menurut dia, merupakan hasil hisab yang dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan diharapkan umat Islam di Pekanbaru dapat menjalaninya dengan baik.
Sementara untuk Ijtimak jelang Bulan Ramadhan 1433 H menurutnya terjadi pada Kamis tanggal 19Juli 2012 tepatnya pukul 11:24:24 WIB.
"Dengan Ijtimak ini berarti syarat untuk penetapan makin kuat, dimana dari perhitungan bulan yang belum terbenam sehingga hilal sudah wujud. Maka dipastikan pada Jumat, tanggal 20 Juli 2012, umat muslim di Indonesia termasuk Riau atau Pekanbaru sudah mulai berpuasa," katanya.
Penentuan bulan puasa ini, kata dia, juga sama dilakukan untuk menentukan Lebaran Idul Fitri yakni 1 Syawal 1433 H.
Metode yang juga dilakukan dengan metode hisab dimana Ijtimak jelang bulan Syawal 1433 H terjadi pada Jumat 17 Agustus 2012 pukul 22:55:50 WIB.
"Sesuai hal itu maka syarat tidak terpenuhi pada hari itu belum 1 Syawal 1433," katanya.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, demikian Arizal, bahwa pada saat matahari terbenam esok harinya Sabtu, tanggal 17 Agustus 2012, Ijtimak kembali dilakukan.
"Saat itu bulan belum terbenam saat matahari terbenam. Sehingga bisa disimpulkan 1 Syawal 1433 H jatuh pada Sabtu, tanggal 18 Agustus 2012 atau di hari itu, umat muslim di seluruh Indonesia selayaknya merayakan Lebaran Idul Fitri.
Ia menjelaskan, penetapan puasa dan Lebaran Idul Fitri memang dilakukan dengan metode hisap pada lingkup Muhammadiyah.
Menurutnya, cara atau metode ini lebih akurat dibandingkan dengan metode rukyat yang hanya mengandalkan pandangan mata telanjang.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

