
Hemmm...Putus Cinta, Rikardo Nekad Terjun Ke Sungai Siak

Pekanbaru, (antarariau) - Rikardo, remaja belasan tahun warga Pekanbaru, Riau, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara terjun di ketinggian 300 meter mengarah ke Sungai Siak diduga setelah mengetahui kabar putusnya hubungan percintaannya.
Keterangan seorang remaja putri, Elsita, yang tidak lain adalah mantan kekasih Rikardo dihadapan petugas kepolisian, Selasa, diketahui bahwa sebelum nekat terjun dari atas jembatan Sungai Siak, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, keduanya sempat terlibat perdebatan sengit.
Diantara keduanya, juga ada seorang pria remaja lainnya yang mengaku juga sebagai kekasih Elsita. Dalam pertemuan itu, Elsita yang mengakui telah memacari dua pria remaja ini, memutuskan untuk memilih salah satu diantara keduanya.
Elsita yang mengaku bertemu dengan Rikardo pada Senin malam, memutuskan untuk tidak lagi menjalin hubungan asmara dengan korban.
Wanita yang juga berumur belasan tahun ini memilih untuk mengikat hubungan percintaan dengan seorang pria lainnya yang belum diketahui identitasnya.
Mendengar keputusan pahit itu, Rikardo diduga kemudian melakukan aksi nekat dengan terjun ke Sungai Siak tanpa pengenaan perangkat keselamatan.
Sumber kepolisian menyatakan, kabar mengenai aksi nekat korban baru diketahui pada Selasa pagi ini hingga akhirnya dilakukan pencarian terhadapnya.
Namun hingga siang, sekitar pukul 11.30 WIB, Rikardo belum kunjung ditemukan. Pihak berwajib belum bisa memastikan apakah korban dalam kondisi selamat atau meninggal dunia.
Sungai Siak menurut penelusuran adalah sebuah sungai yang terletak di daratan Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru dengan membelah dua kecamatan yakni Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir.
Sungai ini juga merupakan sungai terdalam di Indonesia, yakni maksimum mencapai 30 meter, namun akibat pendangkalan kini tinggal sekitar 18 meter.
Hingga saat ini, sungai ini juga masih aktif dilalui oleh kapal-kapal berbadan besar dengan bobot hingga mencapai ribuan ton.
Pada sehiliran sungai ini, juga terdapat banyak pabrik diantaranya pabrik kelapa sawit, pabrik pengolahan kayu dan juga pabrik kertas serta pabrik getah atau karet.
Beberapa kasus kematian manusia pada sungai ini dikabarkan juga telah berulang terjadi.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

