
Pengamanan Toko Emas Pekanbaru Longgar

Pekanbaru, (antarariau) - Pengamanan terhadap toko emas di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru, Riau, mulai longgar termasuk diantaranya tidak adanya kamera CCTV untuk memantau keberadaan pembeli.
"Ketika terjadi perampokan di toko emas, polisi siaga berpakaian lengkap di depan toko, tapi sekarang tidak ada petugas, termasuk memasang kamera CCTV" kata Bahran Sanun (34) warga Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Sukajadi ditemui di Pekanbaru, Senin.
Dia mengatakan pengamanan toko emas di Pasar Cik Puan, Jalan Tuangku Tambusai maupun di Pasar Sail serta di Pasar Rumbai nyaris tidak ada, maka dikhawatirkan terjadi perampokan.
Pernyataan itu sehubungan beberapa bulan lalu pemilik toko emas di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, dirampok sekelompok orang menggunakan senjata api sehingga emas murni senilai Rp2,3 miliar raib digondol perampok.
Selain itu, perampok langsung melepaskan tembakan ke arah warga yang hendak menghentikan tindakan tersebut, tapi akhirnya pencuri memuntahkan timah panas, sehingga seorang pengunjung pasar tewas seketika.
Setelah peristiwa itu, maka aparat Mabes Polri akhirnya menyarankan agar pemilik toko emas di Indonesia untuk memasang kamera pengintai CCTV demi pengamanan.
Dia mengatakan, jika menyangkut pengamanan apalagi untuk keselamatan jiwa manusia, maka pemasangan kamera CCTV pada toko emas sudah merupakan keharusan.
Pendapat serupa juga disampaikan warga lainnya, Syamsul Almi (41), warga Kelurahan Muara Fajar, Kecamatan Rumbai dan Jais (32) penduduk Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, ketika diminta komentarnya.
Syamsul mengatakan, seharusnya petugas dari Polresta Pekanbaru dapat menyarankan kepada pemilik toko untuk memasang kamera CCTV demi pengamanan selama melakukan transaksi pembelian maupun penjualan emas.
Padahal juru bicara Polri Irjen Pol Saut Usman Nasution dalam suatu kesempatan terpisah di Jakarta mengatakan alangkah baiknya pemilik toko emas memasang alat pengamanan berupa kamera CCTV.
Dia mengatakan, bahwa bila ada kamera CCTV, maka minimal wajah pencuri dapat dikenali untuk memudahkan melacak kasus tersebut.
Pada prinsipnya, katanya, kewaspadaan pemilik toko emas dan petugas sangat diharapkan demi memiliki rasa aman terhadap masyarakat.
Pewarta : Adityawarman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

