
Hmm...Peserta UN "Anti" Wartawan

Pekanbaru (AntaraRiau-News) - Sejumlah peserta Ujian Nasional (UN) di Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru "anti" terhadap sejumlah wartawan yang bertanya seputar pelaksanaan ujian akhir tahun atas mata pelajaran Bahasa Inggris dan Ekonomi.
Gelagat "anti" wartawan tersebut ditunjukan oleh para siswa dan siswi Masdrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Pekanbaru yang ditemui sejumlah wartawan seusai melaksanakan UN pada Selasa siang.
Sejumlah siswa itu berusaha menghindari kalangan pers yang menanyainya seputar soal materi pelajaran Bahasa Inggris dan Ekonomi yang di sajikan untuk hari ini.
"Maaf, no 'comment', " kata seorang siswa MAN 2 Model Pekanbaru di Jalan Dipoenegoro Pekanbaru ketika ditanyai beberapa pewarta.
Gelagat menolak memberikan pernyataan terhadap wartawan juga "terdeteksi" oleh sejumlah siswa peserta UN di beberapa sekolah lainnya, seperti di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Pekanbaru.
"Maaf, kami dilarang memberi pernyataan ke media," kata siswa sekolah kejuruan itu.
Beberapa pengajar yang ditanyai perihal gelagat aneh para pareserta UN tahun ajaran 2011/2012 itu mengaku tidak mengetahui sebab akibat hal itu sama sekali.
"Saya tidak tahu mengapa banyak siswa diam sama wartawan. Yang jelas guru-guru di sekolah ini tidak ada menyarankan hal tersebut," kata seorang guru pembimbing SMK Negeri 2 Pekanbaru, Mustakin.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Yuzamri Yakub juga mengaku tidak mengetahui sebab akibat para peserta UN "anti" terhadap wartawan.
Namun dilain sisi, ketika ditanya mengenai pelaksanaan UN hingga memasuki hari kedua ini, ia mengakui masih berjalan lancar dan aman.
"Belum ada laporan keganjilan. Mudah-mudahan sampai selesai berjalan lancar dan aman," kata Yuzamri.
Ia mengaku hingga saat ini pihaknya belum ada menerima laporan adanya soal yang rusak, kekurangan soal, soal tercecer ataupun adanya soal yang bocor serta contek mencontek oleh siswa saat ujian dankecurangan lainnya.
"Belum ada laporan yang masuk ke sini (Dinas Pendidikan, red). Kita juga terus memantau apa yang terjadi dilapangan," katanya.
Dikatakan, UNtahun ini diprediksi akan berjalan lebih baik karena sudah disiapkan dengan persiapan yang matang baik itu pihak sekolah dan begitu juga kesiapan para siswa yang mengikuti ujian akhir tersebut.
"Ini semua berkat kesiapan semua pihak baik itu pihak sekolah, teman-teman di Dinas dan begitu juga kesiapan aparat dalam melakukan pengamanan," katanya.
Ia berharap hingga pelaksanaan ujian nasional ini berakhir semuanya berjalan lancar tanpa adanya temuan keganjilan dan kecurangan dilapangan baik itu keganjilan di lembaran soal maupun masalah contek menyontek siswa.
Di Pekanbaru sendiri, jumlah siswa SMA/sederajat yang ikut ujian nasional kali ini tercatat ada sebanyak 13.930 siswa yang terdiri atas 6.947 siswa SMA, sebanyak 889 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan 6.094 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

