
Dokter jadi agen susu formula

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Ibu Peduli ASI Riau menyayangkan keterlibatan Dokter di Rumah Sakit sebagai agen Susu Formula, yang seharusnya menjadi penyuluh ASI terhadap Masyarakat.
"Seharusnya para petugas Kesehatan itu sebagai garda terdepan untuk memberikan sosialisasi kepada ibu-ibu untuk mencintai ASI dan memberikan ASI kepada Si bayi, namun malah yang terjadi mereka jadi agen Susu Formula," kata Ketua Komunitas ASI for baby Riau, Ida Ayu Dwirani kepada ANTARA Jumat (25/11) di Pekanbaru.
Ida mengungkapkan temuannya, banyak dokter di beberapa rumah sakit hanya mementingkan aspek komersial, dengan menjadi alat perusahaan tertentu untuk 'memasarkan' atau terkesan sebagai agen susu formula.
Artinya, demikian Ida, para dokter dan stafnya, sepertinya tidak berpikir bagaimana manfaat ASI itu sendiri buat perkembangan si bayi.
"Dari pengakuan teman-teman anggota komunitas kami yang melahirkan di rumah sakit tertentu, termasuk yang saya alami sendiri, ketika melahirkan, kami langsung dianjurkan menggunakan susu formula buat si bayi," tuturnya.
Ini, menurutnya, sungguh aneh. "Iya khan, ini aneh. Ketika ada petugas kesehatan publik yang seharusnya memberikan penerangan terhadap masyarakat, malah memberikan hal yang kurang positif terhadap kami para ibu yang baru melahirkan anak," ujar Ida.
Pewarta : Nasuha
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

