Logo Header Antaranews Riau

Pemkab Siak paparkan KITB

Senin, 31 Oktober 2011 08:21 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Guna lebih mengenalkan Kawasan Industri Tanjung Buton, Siak di kalangan mahasiswa pascasarjana Ekonomi Universitas Riau, Bupati Siak, Syamsuar memaparkan KITB pada seminar perkembangan pusat pertumbuhan ekonomi di Riau.

"Siak memiliki kawasan industri yang saat ini tengah diusulkan menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Khusus di Provinsi Riau," katanya dihadapan peserta seminar di Hotel Pangeran, Minggu.

Seminar nasional bertemakan perkembangan pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau diikuti oleh Syamsuar tersebut sekaligus menjadi pembicara yang berharap momen tersebut menjadi ajang promosi daerah pada mahasiswa S2 untuk menggaungkan perkembangan industri di Siak.

Menurut dia, ada beberapa kelebihan yang dimiliki KITB saat ini, yakni dibangun oleh kemenhut, sudah dilakukan penyertaan modal yang disahkan DPRD pada KITB, masuk MP3EI yang disetujui presiden RI, dari 16 ruas jalan nasional di Provinsi Riau tujuh diantaranya berada di Kabupaten Siak.

"Sudah ada studi kelayakan teknis dari berbagai pihak dan institusi terkait dan didukung SDA yang cukup dan memiliki potensi komoditi berupa agro industry, perikanan, makanan, pengolahan kayu," katanya.

Riau mempunyai tiga lokasi potensi industri dan pelabuhan yang digadang-gadangkan menjadi lokomotif perkembangan ekonomi dimasa depan pengganti migas, yaitu KITB (riau tengah), Kuala enok (riau selatan), dumai (riau utara).

Pemkab Inhil dan Pemko Dumai yang mewakili Kuala Enok dan Dumai yang dimoderator oleh Ainin Kadir M.Si sama-sama mengharapkan seluruh pihak mendukung perkembangan kawasan ekonomi di Riau.

"Saya berharap ke depan, semua pihak mendukung, seperti di Siak dengan KITB dengan system transportasi Riau ke depan terintegrasi, dunia pendidikan menyesuaikan program dan penjurusan sesuai potensi daerah agar putra daerah bisa berkarya dinegeri sendiri," ucapnya.

Sebagai contoh meskipun Riau terkenal dengan industri migas namun baru ada satu universitas yang membuka jurusan teknik perminyakan.

Sementara salah satu peserta, Hendro menghendaki, masing-masing pusat ekonomi menjadi karakternya sendiri. "Contoh Siak menjadi fokus pada industry kayu, Dumai pada cpo, Inhil pada potensi kelapa agar menjadi sistem jaringan yang kokoh dan saling dukung seandainya salah satu potensi terkendala agar sistem ekonomi Riau tetap berjalan.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026