
Pemkab Siak targetkan peremajaan sawit rakyat 750 ha tahun ini

Siak, Riau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Siak Provinsi Riau menargetkan peremajaan kebun kelapa sawit dalam Program Peremajaan Sawit Rakyat seluas 750 hektare (ha) mencakup perkebunan eks plasma dan swadaya, selama tahun 2026.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan di tengah keterbatasan lahan, peningkatan produktivitas menjadi satu-satunya solusi. Oleh karena itu Program Peremajaan Kelapa Sawit dari Pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh petani.
“Lahan kita sudah tidak ada lagi untuk perluasan. Maka produktivitas yang harus kita dorong dengan melakukan PSR dan program ini harus kita akses bersama,” katanya di Siak, Jumat.
Dia mengatakan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak ditopang oleh dua sektor pendorong utama, manufaktur dan perkebunan. Jika kedua sektor ini terganggu maka akan berdampak langsung pada ekonomi daerah.
Untuk itu dia mendorong kelompok tani untuk aktif menyiapkan proposal dan jemput peluang agar program dapat dimanfaatkan secara optimal. Jika petani masih kesulitan mengakses program, maka pelayanan harus dibenahi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, Kaharuddin menyampaikan, pihaknya telah melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada petani terkait teknis dan persyaratan program PSR.
Hingga 2025 Program PSR telah menjangkau 3.119 kebun dengan luas 7.223 ha di Kabupaten Siak.
"Program PSR ini penting dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, serta kesejahteraan petani kelapa sawit yang memiliki kontribusi yang begitu besar bagi ekonomi Kabupaten Siak selama ini. Yang tumbuh dan tampaknya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita saat ini," ungkapnya.
Salah satu Ketua Koperasi yakni Jasa Jaya Abadi Sungai Berbari, Purnama, menyampaikan bahwa pihaknya tertarik untuk mengikuti Program PSR.
Saat ini kelompoknya telah mulai mengurus pengajuan, meskipun masih terdapat tahapan perbaikan administrasi yang perlu diselesaikan.
“Kami tertarik untuk mengikuti PSR, apalagi tadi Bupati juga menyampaikan agar program ini diperbanyak. Saat ini kami sudah mulai mengurus pengajuan, namun masih ada tahap perbaikan administrasi. Dengan adanya pendampingan dari dinas, kami merasa lebih termotivasi dan terbantu dalam proses pengusulan," ringkasnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

