Logo Header Antaranews Riau

Riau butuh 27.000 sapi kurban

Senin, 10 Oktober 2011 14:02 WIB
Image Print

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau menyatakan daerah ini diperkirakan membutuhkan 27.000 ekor sapi untuk hewan kurban menjelang hari raya Idul Adha 1432 Hijriah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau Patrianov, di Pekanbaru, Senin, mengatakan pihaknya sudah menganggarkannya, bahkan diperkirakan angka itu bisa meningkat lagi hingga 30.000 ekor.

"Meski demikian kebutuhan sapi untuk sementara diperkirakan mencapai 27.000 ekor," katanya.
Ia menambahkan, sapi tersebut akan didatangkan dari luar daerah, karena untuk stok di Provinsi Riau tidak mencukupi, hanya bisa memenuhi kebutuhan 10 persen.

"Karena itu kita mendatangkan sapi dari empat daerah, yakni Lampung, Sumatra Barat, Sumatera Selatan dan Jambi. Pasokan ini untuk menutupi kekurangan 90 persen," ujarnya.

Menurut dia, angka ini meningkat dibanding permintaan 2010 yang hanya membutuhkan 22.000 ekor sapi untuk hewan kurban.

"Jika tahun ini ada kenaikan, hal itu terkait dengan Riau yang menjadi pasar menarik bagi pedagang, apalagi perekonomian masyarakatnya bagus serta didukung naiknya harga sawit," katanya.

Ia mengatakan, daerah yang paling banyak permintaan sapi adalah Pekanbaru yang bisa mencapai 8.000 ekor sapi.

"Untuk Pekanbaru diperkirakan sampai 8.000 ekor sapi, belum lagi daerah lain seperti Kampar, Rohul, Dumai, dan Bengkalis," ujarnya.

Untuk mengantisipasi penyakit berbahaya pada hewan kurban, ia mengatakan sudah mengantisipasi dengan melakukan pengecekan dan pendataan ulang setiap sapi yang akan masuk ke Riau.

"Kita sudah buat tim untuk mengecek kesehatan hewan sebelum sampai ke masyarakat. Sapi tersebut diperiksa di Balai Karantina dan Kesehatan Hewan untuk mencegah adanya penyakit sapi," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026