Logo Header Antaranews Riau

Aset BPR Riau Terus Naik

Senin, 22 Agustus 2011 11:55 WIB
Image Print

Pekanbaru, 22/8 (ANTARA) - Aset Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Provinsi Riau pada triwulan II 2011 mencapai Rp824 miliar, naik 1,75 persen dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar Rp809,85 miliar.

"Kegiatan usaha BPR dalam triwulan II menunjukkan perkembangan yang relatif membaik," kata Deputi Bank Indonesia (BI) Pekanbaru, Irwan Jubir, di Pekanbaru, Senin.

Menurut dia, peningkatan aset tersebut bersumber dari meningkatnya penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan kredit. DPK dan kredit masing-masing naik 2,84 persen dan 4,59 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

"Potensi BPR di Riau cukup cerah," ujarnya.

Menurut dia, secara keseluruhan kondisi perbankan di Riau pada triwulan II 2011 menunjukan perkembangan yang menggembirakan. Sejumlah indikator utama seperti aset, DPK dan kredit perbankan terus menunjukan peningkatan disertai dengan menurunnya rasio kredit bermasalah (NPL).

Total aset perbankan Riau mengalami kenaikan dari Rp55,26 triliun pada triwulan I 2011 menjadi Rp59,1 triliun atau tumbnuh sebesar 6,95 persen. Kenaikan aset perbankan secara tidak langsung berasal dari penghimpunan DPK yang pada triwulan II mencapai Rp43,01 triliun atau naik 5,79 persen.

Kredit yang disalurkan juga naik dari Rp30,65 triliun menjadi Rp32,73 triliun atau naik 6,82 persen. Sementara itu rasio NPL perbankan Riau sedikit mengalami penurunan dari 2,26 persen menjadi 2,31 persen pada triwulan II 2011.

Sedangkan, penyaluran kredit kepada UMKM mencapai Rp11,9 triliun atau mencakup 37 persen dari total kredit bank umum. Kredit kepada UMKM di Riau sebagian besar diserap oleh skala usaha kecil dengan nilai kredit sebesar Rp5,54 triliun.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026