Logo Header Antaranews Riau

Waspada Daging Impor Berpenyakit

Kamis, 18 Agustus 2011 16:35 WIB
Image Print

Dumai, 18/8 (ANTARA) - Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Dumai meminta warga setempat untuk waspada terhadap peredaran daging impor berpenyakit yang dijual menjelang Idul Fitri 1432 Hijriyah.

"Menjelang Idul Fitri peredaran daging kian membludak, sebaiknya masyarakat selektif terhadap kemungkinan adanya daging impor mengandung penyakit," kata Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kalautan Kota Dumai, H Syafrizal di Dumai, Kamis.

Syafrizal mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan antisipasi dengan mengintensifkan pengawasan terhadap daging sapi dan unggas mulai dari rumah pemotongan hewan, tempat peternakan unggas hingga ke pasar-pasar tradisional di sana.

Selain itu, kata dia, pihaknya bersama dengan instansi terkait termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Investasi (Disperindagin), Karantina, dan Kepolisian juga terus melakukan pantauan di pelabuhan untuk mengawasi kemungkinan masuknya daging oplosan asal negara asing khususnya India.

"Upaya antisipasi ini juga sebaiknya didukung oleh warga atau masyarakat dengan selektif dalam memilih daging sapi. Pilih yang segar dan apabila menemukan daging sapi yang mencurigakan, segala lapor ke dinas terkait," katanya.

Syafrizal mengatakan, intensitas pengawasan yang dilakukannya adalah untuk mengantisipasi kemungkinan beredarnya daging sapi dan ayam yang mengandung zat berbahaya bagi masyarakat konsumen.

Untuk di rumah potong, kata dia, nantinya akan di tempatkan dokter hewan untuk memeriksa kesehatan sapi serta unggas baik ayam dan itik.

"Setiap kandang nantinya akan disemprotkan obat desinfektan pencegah virus unggas termasuk flu burung," ujar Syafrizal.

Sementara untuk di pasar-pasar tradisional, kata dia, Disnakkanla akan melakukan pantauan secara rutin bersama dengan tim pengawasan Ramadhan, termasuk juga di pelabuhan yang selama ini memang rawan penyeludupan daging kotak yang kualitas dan mutunya tidak terjamin.

"Sejauh ini memang belum ada didapati atau masuknya laporan tentang peredaran daging berpenyakit. Namun biasanya, mendekati Lebaran saat ini, Dumai rawan disusupi daging impor kotak yang tidak memiliki jaminan mutu dan kualitas," demikian Syafrizal. ***5***

(T.KR-FZR/B/N005/N005) 18-08-2011 16:09:08



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026