Kiper muda MU ini jadi incaran PSG dan Chelsea

id Chelsea,Manchester United, Dean Henderson,Sheffield United,bursa transfer,liga inggris,psg

Kiper muda MU ini jadi incaran PSG dan Chelsea

Penjaga gawang Sheffield United pinjaman dari Manchester United, Dean Henderson. (Action Images via Reuters/CARL RECINE)

Jakarta (ANTARA) - Chelsea dan Paris Saint-Germain menjadi dua dari beberapa klub besar Eropa yang mengincar penjaga gawang muda Manchester United Dean Henderson, kata sejumlah sumber kepada ESPN.

Henderson telah berkembang menjadi salah satu kiper muda paling menjanjikan di dunia setelah tampil menawan dalam satu musim sebagai pemain pinjaman untuk Sheffield United.

Pesepak bola berusia 22 tahun itu masih terikat kontrak di Old Trafford sampai 2022 dengan opsi perpanjangan 12 bulan berikutnya, tetapi penampilannya membuat sejumlah klub besar Eropa tertarik meminangnya.

Henderson dihargai tinggi oleh United namun masih di bawah harga David de Gea dan Sergio Romero. Setelah menjadi kiper nomor satu di Bramall Lane dia mungkin tak lagi dianggap kiper cadangan United.

Sheffield United menjadi tim dengan pertahanan terbaik kedua di Liga Inggris dengan hanya kalah dari pemimpin klasemen Liverpool. Tim asuhan Chris Wilder itu kini naik ke posisi kelima dalam klasemen liga.

Henderson sudah sembilan kali mencatat clean sheet selama musim ini atau sama dengan kiper Liverpool Alisson sehingga kedua kiper kemungkinan bersaing memperebutkan predikat kiper terbaik Liga Premier.

Penampilan impresifnya itu menggugah manajer timnas Inggris Gareth Southgate untuk memanggilnya menjelang Piala Eropa musim panas tahun ini.

United berusaha mempertahankan Henderson dan sudah merundingkan kemungkinan menawari jebolan akademi muda Carlisle itu sebuah kontrak baru yang bakal mencerminkan kenaikan status dia.

Tetapi hal itu tidak menghalangi PSG dan Chelsea untuk mengejar sang kiper muda menjelang bursa transfer musim panas nanti.

Chelsea mengeluarkan 71,6 juta pound untuk membeli Kepa Arrizabalaga pada 2018, namun penampilannya membahayakan posisi manajer Frank Lampard sampai kemudian tidak diturunkan ketika Chelsea seri 2-2 melawan Leicester dengan memasang Willy Caballero yang jauh lebih tua.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar