
Pengurus Asperapi Riau 2019-2022 diminta bangun "netwoking"

Pekanbaru (ANTARA) -
Asosiasi Perusahaan Penyelenggara Pameran Seluruh Indonesia (Asperapi) Provinsi
Riau 2019-2022 diminta untuk membangun jejaring dengan Pemda setempat guna mewujudkan visi Pekanbaru menjadi kota meeting, incentive, convention and exhibition (MICE).
Hal ini disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asperapi Andre Hosea Rungkat di Pekanbaru, Minggu, usai pelantikan
Pengurus Asperapi Riau periode 2019-2020 yang dinahkodai Armand.
"Saya ucapkan selamat kepada Armand dan jajarannya," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asperapi Andre Hosea Rungkat.
Ia tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada pengurus lama, yakni Ketua Asperapi lama (2016-2019) Ahmad Fadli yang telah bekerja selama ini.
Selanjutnya, ia menyampaikan kepada pengurus baru terkait beberapa hal terpenting yang perlu dilakukan dalam membangun asosiasi selain peningkatan jejaring. Karena ini masalah kepercayaan, maka itu penting dijaga agar tercipta sinergi dengan pemerintah dan asosiasi.
"Mari kita hilangkan ego, dan buka jaringan untuk kepentingan industri. Tugas DPD mempertahankan dan membuka networking baru, demi hasil perjalanan asosiasi," ujarnya.
Menurutnya, tahun depan Asperapi sudah usia 30 tahun, dengan 640 anggota di 13 DPD. Kota Pekanbaru yang miliki visi sebagai kota MICE hingga kini belum miliki iven berlevel nasional, sehingga masih butuh kerja keras untuk mewujudkannya.
Menurutnya, Pekanbaru adalah kota yang beruntung meski tidak banyak punya fasilitas besar seperti yang ada saat ini. Ini bisa dijadikan tonggak sejarah, dan pekerjaan rumah Asperapi yang baru.
"Dengan fasilitas yang ada bagaimana bisa digunakan untuk membuat iven bertaraf nasional.
Tolong Asperapi inventaris data general terkait wisata, bandara, pesawat yang ada, hotel dan lain-lain yang ada di Riau," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua terpilih Armand mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Asperapi. Pihaknya juga akan membuka diri bagi saran dan kritik bagi asosiasi itu guna lebih baik.
"Insya Allah amanah baru ini akan kami jalankan dengan penuh tanggungjawab," ujar Armand.
Diakui Armand, peluang bisnis di Riau masih sangat besar. Pekanbaru sebagai kota MICE akan memberikan peluang.
"Makanya kami berharap pemerintah pusat lebih memperhatikan Riau," ujarnya.
Baca juga: Kisah di balik Billboard Justin Bieber di warung STMJ yang hiasi Kota Pekanbaru
Baca juga: Pertama di Indonesia, Pekanbaru gelar pameran karya seniman nasional di billboard
Baca juga: Museum Sang Nila Utama Riau pamerkan senjata tradisional se-Sumatera, begini penjelasannya
Pewarta : Vera Lusiana
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

