Masyarakat Dumai Sembelih 1.436 Hewan Kurban Idul Adha 1440 Hijriah

id Keswan dumai, hewan kurban dumai, disnak dumai

Masyarakat Dumai Sembelih 1.436 Hewan Kurban Idul Adha 1440 Hijriah

Tim Kesehatan Hewas Kota Dumai sedang memeriksa ternak yang akan jadi hewan kurban. (Foto Antarariau/Abdul Razak/19)

Dumai (ANTARA) - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Hadiyono menyebut jumlah sementara hewan kurban disembelih masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 1440, Minggu, sebanyak 1.436 ternak, terdiri1.074 sapi dan 362 kambing.

Jumlah sementara hewan kurban dipotong ini berdasarkan pemantauan terakhir tim kesehatan hewan dan teknis hingga pukul 23.25 WIB, Sabtu (10/8) malam

"Pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Kota Dumai terpantau lancar dan sejauh ini belum ditemukan yang berpenyakit," kata Hadiyono.

Tim kesehatan hewan yang sudah diturunkan beberapa hari lalu untuk memeriksa kondisi hewan kurban, masih memantau di lokasi penyembelihan atau rumah ibadah untuk memastikan hewan sehat dan antisipasi temuan berpenyakit.

Dari kegiatan pemeriksaan kesehatan, tim Keswan mencatat jumlah sementara hewan qurban terperiksa sehat terdiri dari 1.081 sapi dan 104 kambing.

"Untuk jumlah hewan kurban disembelih lebih lanjut kita sampaikan nanti, dan diharap tidak ada persoalan selama kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban ini," sebutnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas KPP mengimbau agar masyarakat membeli hewan yang sudah melalui tes kesehatan dan dilabeli sehat oleh tim Keswan, kemudian penyembelihan dilakukan secara manusiawi, tidak dengan kekerasan.

Selain itu, hewan kurban disembelih harus jantan, tidak boleh betina produktif, agar dapat terus beranak dan berkembang, dan pembagian daging kurban ke masyarakat dengan plastik transparan.

Pengecekan kesehatan dengan mendatangi kandang tempat penggemukan, pedagang dan pengepul, tim kesehatan hewan kurban juga memantau pintu masuk perbatasan Dumai untuk mengecek sapi yang masuk dari luar daerah.

Kebutuhan hewan kurban di Dumai diprediksi sama seperti tahun 2018, atau sekitar 2.500 ekor, dan sebagian besar Sapi didatangkan dari sejumlah daerah, di antara nya Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jawa.