Logo Header Antaranews Riau

Harga Daging Sapi Di Rokan Hulu Stabil

Jumat, 8 Oktober 2010 14:25 WIB
Image Print

Pasir Pengaraian, Riau, 8/10 (ANTARA) - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau dalam dua pekan terakhir masih stabil dengan harga Rp75.000 per kilogram.

"Harga daging sapi dalam sepekan terkhir masih stabil, sebab pasokan masih ada terus dan permintaan masyarakat juga tidak terlalu tinggi", kata pedagang daging sapi di Pasar Tugu kota Pasir Pengaraian, Rokan Hulu, Karim (38) kepada ANTARA, Jumat.

Namun, kata dia, meski permintaan masyarakat tidak terlalu tinggi namun penjualan masih mampu mencapai 100 kilogram per hari.

"Pembeli daging sapi tetap ada, misalnya mereka yang memiliki usaha Rumah makan dan pedagang bakso, maupun masyarakat lainnya", ujarnya.

Ia mengatakan, kemungkinan akan terjadi kenaikan harga daging sapi menjelang Hari Raya Idul Adha 1431 hijriah mendatang.

Menurut dia, biasanya kenaikan yang terjadi pada jelang Hari Raya Kurban itu disebabkan tingginya harga sapi dari peternak.

"Mungkin kenaikan harga daging sapi baru akan terjadi menjelang hari raya haji nanti, sebab musim itu harga sapi dari peternak juga selalu tinggi," ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Adha 1431 Hijriah mendatang, pihaknya telah mencari pemasok tetap dari pedagang sapi dengan jenis sapi betina.

"Sebab naiknya harga sapi menjelang Hari Raya Kurban hanya sapi jantan karena pada umumnya untuk ber kurban," katanya.

"Kita sudah upayakan cari pemasok tetap dengan sapi jenis betina, sebab harga sapi betina tidak naik meski pada bulan haji," tambahnya.

Pedagang daging sapi lainnya M Nursal mengatakan, kemungkinan kenaikan harga daging sapi pada Lebaran haji mendatang, tidak berpengaruh pada peningkatan jumlah penjualan, sebab sebagian masyarakat sudah mendapatkan jatah daging kurban.

"Jika harga daging sapi itu nanti naik menjelang Lebaran haji, tidak juga menyebabkan keuntungan kami meningkat, sebab penjualan akan biasa-biasa saja karena masyarakat sudah dapat jatah daging kurban", ujarnya.

Ia mengaku lebih baik harga daging sapi itu stabil seperti pada dua pekan terakhir, walaupun harga tidak tinggi namun keuntungan tetap ada sebab masyarakat tidak enggan belanja gaging sapi jika harganya tidak tinggi.

"Sebenarnya bagus lagi harga stabil seperti sekarang, sebab masyarakat masih mau beli jika harganya tidak terlalu tinggi", katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026