Logo Header Antaranews Riau

Sebanyak 123 Mahasiswa PCR Lulus Predikat "Cum Laude"

Sabtu, 24 November 2018 17:00 WIB
Image Print
Istimewa

Pekanbaru,(Antarariau.com) - Politeknik Caltex Riau (PCR) mewisuda 507 mawasiswa/i yang 123 diantaranya lulus dengan prediket "cum laude" atau pemuncak pada periode XV tahun 2018.

"Wisuda adalah awal perjalanan pembelajaran kehidupan sebenarnya. Budaya kuliah di PCR yang telah didapatkan di kampus menjadi modal bagi lulusan dalam menghadapi kehidupan sosial yang keras," kata Direktur PCR Dadang Syarif Sihabudin Sahid, di Pekanbaru, pada acara Sidang Terbuka Senat Politeknik Caltex Riau Wisuda XV Program Ahli Madya (DIII) dan Sarjana Terapan (DIV) di Pekanbaru, Sabtu.

Dadang Syarif Sihabudin Sahid menjelaskan dari jumlah tersebut, sebanyak 276 orang lulusan dari jenjang diploma tiga (DIII), 231 orang lulusan dari jenjang diploma empat (DIV).

"Sampai saat Inl PCR sudah meluluskan 3.389 alumni yang merupakan Karya Utama dari PCR," tuturnya.

Dikatakan dia PCR merupakan pilihan yang tepat bagi generasi muda, hal ini dilandasi oleh beberapa alasan, diantaranya berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah dan panjang, pemerintah daerah dan pusat melalui Kemenko PMK RI dan Kemenristekdikti telah menempatkan pendidikan vokasi khususnya politeknik sebagai program strategis dalam pengembangan sumber daya manusia ke depan.

Hal ini sejalan dengan kebutuhan akan tenaga-tenaga terampil yang terus meningkat, baik untuk kebutuhan nasional maupun global. Hasil penelitian dari McKinsey GlobaI Institute, menunjukkan bahwa Indonesia memerlukan 3.8 juta tenaga terampil setiap tahun sampai dengan tahun 2030.

"Menjelang acara wisuda kali ini, beberapa perusahaan telah datang melakukan rekrutmen di kampus kita. Sebagian dari yang lulusan tahun ini juga sudah mendapatkan pekerjaan sebelum acara wisuda sekarang ini," ujarnya.

Dadang juga menyampaikan bahwa keunggulan dalam tata kelola dan kualitas lulusan menjadi alasan lain bahwa kuliah di PCR adalah pilihan yang tepat. Saat ini 50% Program Studi yang ada di PCR sudah mendapatkan akreditasi "A", hal ini menjadikan institusi pendidikan sebagai salah satu perguruan tinggi di LL Dikti wilayah X yang persentase akreditasi "A" program studinya paling tinggi.

"Selain itu sampai saat ini PCR masih memegang predikat Politeknik Swasta Terbaik Nasional berdasarkan rangking yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti," ujarnya.

Menurut dia dari sisi alumni, PCR telah tersebar di berbagai bidang kerja dan perusahaan baik dalam skala nasional maupun multi nasional.

Berdasarkan data yang diperoleh dari pengguna alumni, diketahui bahwa alumni PCR dikenal memiliki skill atau keterampilan yang sangat baik dan berkarakter.

Disiplin, integritas, dan lnovatif menjadi karakter positif yang melekat pada alumni PCR. Hal ini semua membuktikan bahwa pola pendidikan yang diselenggarakan PCR sesuai dengan kebutuhan industri ini dan berorientasi ke masa depan.

Sementara itu Ketua Pengurus Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR) Azhar, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam pencapaian lulusan tahun ini.

Pengurus YPCR mendapatkan kepercayaan dan dukungan penuh dari Dewan Pembina untuk terus membenahi dan melengkapi sarana pendidikan di PCR dan sumber daya lainnya.

la juga menambahkan bahwa pada tahun 2018 YPCR menyelesaikan proses pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Tahap ll dan merampungan perencanaan pembangunan Workshop Mekanika & Elektrikal yang proses pembagunannya lnsyaAllah akan dimulai pada tahun 2019
mendatang.

Salah satu lulusan Politeknik Caltex Riau Riezkha Salsabilla dalam testimoninya mengaku telah diterima bekerja di perusahaan energi berskala internasional, ConocoPhillips Jakarta.

Mahasiswa Program Studi Teknik Elektronika Telekomunikasi ini diterima bekerja di perusahaan tersebut sebelum menyelesaikan pendidikan di Kampus PCR.

"Saya diterima bekerja di perusahaan ConocoPhillips ini sebulan setelah saya lulus sidang Tugas Akhir saya," ujar Riekzha bahagia.

Seperti diketahui, ConocoPhillips merupakan perusahaan skala internasional asal Amerika Serikat yang bergerak dalam pengilangan minyak. Perusahaan ini tercatat sebagai perusahaan pengilang minyak terbesar ke-empat di dunia dan beroperasi di lebih dari 40 negara di dunia.

"Ketika saya apply di ConocoPhillips, sebelumnya saya ada mengikuti smart test online dan gak berselang lama ya kira kira lebih kurang dua bulan, saya di interview by phone. Kemudian akhirnya saya dinyatakan diterima untuk bekerja disana," pungkasnya.

Perlu diketahui wisuda ini juga dihadiri oleh para pimpinan berbagai perusahaan dan sekolah.

Pada wisuda ini PCR juga memberikan apresiasi terhadap wisudawan terbaik di masing- masing program studi.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026