Lubang semburan gas dan lumpur di pesantren Pekanbaru belum bisa ditutup, begini penjelasannya
Gas bercampur lumpur masih menyembur dari lubang sumur di Pondok Pesantren Al-Ihsan, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (6/2/2021). Gas bercampur lumpur menyembur dari lubang yang digali untuk membuat sumur di pesantren itu pada 4 Januari 2021. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.
Kepala Dinas Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Riau Indra Agus Lukman sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah di Pekanbaru, Senin, mengatakan, tim memantau kondisi sebelum melakukan tindakan teknis untuk menutup lubang.
Ia mengatakan bahwa kalau lubang itu terburu-buru ditutup, maka dikhawatirkan semburan akan berpindah ke tempat lain.
"Kita lihat dua sampai tiga hari mendatang. Jika semburan semakin kecil dan kondisi memungkinkan tim akan akan mulai memasukkan alat dan melakukan penutupan," katanya.
"Rencana akan kita tutup dengan balok-balok cor-coran," ia menambahkan.
Baca juga: Dikhawatirkan berbahaya, lokasi semburan gas dan lumpur di Pekanbaru ditutup
Indra memastikan semburan gas di kompleks Pondok Pesantren Al-Ihsan sudah tidak berbahaya lagi.
Material yang keluar dari lubang semburan kini lebih banyak lumpur dan pasir.
Lubang semburan terlihat makin besar dan lumpur yang tersembur hampir mencapai atap asrama di pondok pesantren. Namun intensitas semburannya sudah berkurang dibandingkan sebelumnya.
"Diperkirakan diameter liang sumur sudah mencapai enam meter. Jika dilihat dari atas tampak kecil lantaran tertutup lumpur yang tingginya sudah hampir dua meter," kata Indra.
Menurut dia, gas yang menyembur dari lubang sumur di pondok pesantren tersebut adalah gas rawa yang sering ditemukan di wilayah Riau.
"Kalau gas rawa dapat ditemui di 100 meter namun jika untuk gas nitrogen yang digunakan untuk industri ditemui di 200 meter lebih. Kalau gas rawa tidak bisa dikelola sebab biasanya dalam tiga hari sudah berhenti menyembur," ujarnya.
Baca juga: Datangi lokasi semburan lumpur, Waka DPRD Riau minta Dinas ESDM bertindak cepat
Insiden semburan gas bercampur lumpur terjadi ketika pengelola Pondok Pesantren Al-Ihsan mempekerjakan penggali sumur untuk mencari sumber air di kompleks pesantren.
Pondok pesantren itu berada di Kecamatan Tenayan Raya. Di wilayah kecamatan itu, warga harus mengebor tanah puluhan meter hingga 100 meter lebih untuk mendapat sumber air.
Pada Kamis (4/2) sekitar pukul 14.00 WIB, saat penggalian sumur di kompleks Pesantren Al Ihsan mencapai kedalaman 119 meter, gas menyembur hingga ketinggian 15 meter dari lubang sumur.
Akibat semburan gas bercampur lumpur dari lubang sumur tersebut, kompleks Pondok Pesantren Al-Ihsan kini diliputi lumpur, pasir, dan debu kelabu.
Bangunan asrama santri, ruang guru, kantin, ruang kelas, dan aula di pesantren itu rusak karena gumpalan lumpur yang mengeras terlontar ke atap dan membuat atap berlubang.
Puluhan santri Pondok Pesantren Al-Ihsan harus diungsikan akibat kejadian semburan gas bumi bercampur lumpur tersebut.
Baca juga: Semburan gas bercampur lumpur dan abu, bangunan Ponpes Al-Ihsan Pekanbaru rusak berat
Baca juga: Semburan gas di Ponpes Al-Ihsan Pekanbaru beracun dan berpotensi terbakar, begini penjelasannya
Baca juga: Gas tiba-tiba menyembur 15 meter di Ponpes Al-Ihsan Pekanbaru, begini kronologinya
Pewarta : FB Anggoro
Editor : Febrianto Budi Anggoro
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tancap gas, Kasat Narkoba baru Polres Bengkalis ungkap 16,3 kg sabu dan 40.146 butir ekstasi
30 March 2026 18:37 WIB
Hari Peduli Sampah Nasional 2026: BRI Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Kampanye 'BRI Peduli Yok Kita Gas'
21 February 2026 12:35 WIB
Kementerian ESDM Kawal Ketat Pemulihan Operasi Blok Rokan Pascagangguan Pipa Gas
24 January 2026 14:54 WIB
Usai insiden ledakan, penyaluran gas pipa PT TGI di Inhil kini kembali normal
09 January 2026 17:07 WIB
Rayo Vallecano Tancap Gas! Tekuk Granada 3-1 dan Amankan Tiket Perempat Final
07 January 2026 10:29 WIB
6 orang terluka, Polres Inhil olah TKP lokasi ledakan dan kebakaran pipa gas PT DGI
03 January 2026 14:21 WIB
Ledakan pipa gas PT TGI di Inderagiri Hilir Riau picu kebakaran, api membumbung tinggi 15 meter
03 January 2026 0:01 WIB
Timnas Golf Tancap Gas: Berangkat Lebih Awal ke Thailand untuk Persiapan Maksimal
04 December 2025 16:10 WIB
Terpopuler - Lingkungan
Lihat Juga
Tiga pesawat BNPB, Kemenhut dan BMKG lakukan operasi modifikasi cuaca di Riau
21 April 2026 17:56 WIB
Lebih dari sepekan akhirnya Manggala Agni tuntaskan operasi pemadaman karhutla di Bengkalis
09 April 2026 16:09 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Empat regu Manggala Agni dikerahkan padamkan karhutla di Bengkalis, satu BKO Pekanbaru
07 April 2026 17:00 WIB
Manggala Agni peroleh alat berat untuk cari sumber air guna padamkan karhutla Bengkalis
06 April 2026 11:34 WIB