Bengkalis (ANTARA) - Salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi gemilang di bidang olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, diminta agar memperbanyak ajang kompetisi di berbagai iven yang ada.
“Selaras dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo, untuk mengetahui perkembangan dunia olahraga dan mencari bibit-bibit atlet, harus sering melakukan kompetisi dari jenjang pelajar, mahasiswa, hingga ke tingkat yang dewasa dengan tujuan menemukan sumber daya manusia yang hebat di masa yang akan datang,” ungkap Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pada acara penyerahan bonus kepada atlet berprestasi di Gedung Serbaguna Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandau, Senin.
Terhadap atlet yang menerima bonus, Bupati Amril Mukminin memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
"InsyaAllah nama saudara akan selalu terukir dalam lembaran sejarah Provinsi Riau dan Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis,” tandasnya.
Dikatakan Amril Mukminin, pemberian bonus merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memajukan dunia olahraga. Hal ini juga akan menjadi motivasi dan penyemangat bagi para atlit untuk mempertahankan prestasi
“Kegiatan pada hari ini bukti Pemkab Bengkalis menghargai jerih payah para atlet yang berjuang keras mulai dari saat latihan sampai ke iven yang diikuti, dengan mempersembahkan dan menyuguhkan sebuah prestasi terbaik bagi Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau bahkan Negara Republik Indonesia,” ujarnya.
Bupati juga berpesan kepada para atlet
agar tidak puas sampai di sini saja, lanjutkan perjuangan dengan lebih banyak latihan untuk menuju jenjang yang lebih tinggi mengingat perjalanan tugas memajukan dunia olahraga masih panjang.
Untuk itu, Amril Mukminin menekankan agar seluruh pihak, baik itu atlet, pelatih, ofisial dan pengurus cabang olahraga harus melakukan pembinaan secara berkelanjutan sebab mempertahankan prestasi lebih sulit daripada meraihnya.
Pada kesempatan itu, mantan anggota DPRD Bengkalis ini, juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih yang telah mencetak atlet-atlet berprestasi. Berkat keras keras dan keikhlasan para pelatih, akhirnya mampu mempersembahkan terbaik bagi Negeri Junjungan.
179 atlet terima bonus
Dalam acara tersebut Bupati Bengkalis menyerahkan bonus kepada 179 atlet berprestasi pada 23 cabang olahraga (cabor) mulai dari iven internasional, nasional, kerjuaraan wilayah maupun daerah dengan total nilai Rp1 miliar.
Disaksikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Bengkalis Darma Firdaus Sitompul dan para Ketua Pengurus Cabang Olahraga se-Kabupaten Bengkalis.
Secara rinci, dari total 179 atlet penerima medali dengan rincian level Kejurda medali emas 43 orang, perak 39 orang dan perunggu 52 orang. Kemudian, penghargaan atlet untuk level nasional, medali emas 23 orang, perak 15 dan perunggu 7 orang..
Adapun besarnya bonus yang diserahkan mencapai untuk level Kejuaraan Daerah emas sebesar Rp5 juta, medai perak sebesar Rp3 juta dan perunggu sebesar Rp2 juta.
Sedangkan, bonus untuk iven nasional, medali emas sebesar Rp6 juta, perak Rp4 juta dan perunggu Rp3 juta.
Sedangkan besarnya bonus pelatih juga bervariasi, sebanyak 23 pelatih daerah mendapat Rp5 juta per orang, kemudian, pelatih nasional sebanyak 15 orang, mendapat bonus sebsar Rp6 juta per orang.
“Selaras dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo, untuk mengetahui perkembangan dunia olahraga dan mencari bibit-bibit atlet, harus sering melakukan kompetisi dari jenjang pelajar, mahasiswa, hingga ke tingkat yang dewasa dengan tujuan menemukan sumber daya manusia yang hebat di masa yang akan datang,” ungkap Bupati Bengkalis Amril Mukminin, pada acara penyerahan bonus kepada atlet berprestasi di Gedung Serbaguna Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandau, Senin.
Terhadap atlet yang menerima bonus, Bupati Amril Mukminin memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
"InsyaAllah nama saudara akan selalu terukir dalam lembaran sejarah Provinsi Riau dan Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis,” tandasnya.
Dikatakan Amril Mukminin, pemberian bonus merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memajukan dunia olahraga. Hal ini juga akan menjadi motivasi dan penyemangat bagi para atlit untuk mempertahankan prestasi
“Kegiatan pada hari ini bukti Pemkab Bengkalis menghargai jerih payah para atlet yang berjuang keras mulai dari saat latihan sampai ke iven yang diikuti, dengan mempersembahkan dan menyuguhkan sebuah prestasi terbaik bagi Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau bahkan Negara Republik Indonesia,” ujarnya.
Bupati juga berpesan kepada para atlet
agar tidak puas sampai di sini saja, lanjutkan perjuangan dengan lebih banyak latihan untuk menuju jenjang yang lebih tinggi mengingat perjalanan tugas memajukan dunia olahraga masih panjang.
Untuk itu, Amril Mukminin menekankan agar seluruh pihak, baik itu atlet, pelatih, ofisial dan pengurus cabang olahraga harus melakukan pembinaan secara berkelanjutan sebab mempertahankan prestasi lebih sulit daripada meraihnya.
Pada kesempatan itu, mantan anggota DPRD Bengkalis ini, juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih yang telah mencetak atlet-atlet berprestasi. Berkat keras keras dan keikhlasan para pelatih, akhirnya mampu mempersembahkan terbaik bagi Negeri Junjungan.
179 atlet terima bonus
Dalam acara tersebut Bupati Bengkalis menyerahkan bonus kepada 179 atlet berprestasi pada 23 cabang olahraga (cabor) mulai dari iven internasional, nasional, kerjuaraan wilayah maupun daerah dengan total nilai Rp1 miliar.
Disaksikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Bengkalis Darma Firdaus Sitompul dan para Ketua Pengurus Cabang Olahraga se-Kabupaten Bengkalis.
Secara rinci, dari total 179 atlet penerima medali dengan rincian level Kejurda medali emas 43 orang, perak 39 orang dan perunggu 52 orang. Kemudian, penghargaan atlet untuk level nasional, medali emas 23 orang, perak 15 dan perunggu 7 orang..
Adapun besarnya bonus yang diserahkan mencapai untuk level Kejuaraan Daerah emas sebesar Rp5 juta, medai perak sebesar Rp3 juta dan perunggu sebesar Rp2 juta.
Sedangkan, bonus untuk iven nasional, medali emas sebesar Rp6 juta, perak Rp4 juta dan perunggu Rp3 juta.
Sedangkan besarnya bonus pelatih juga bervariasi, sebanyak 23 pelatih daerah mendapat Rp5 juta per orang, kemudian, pelatih nasional sebanyak 15 orang, mendapat bonus sebsar Rp6 juta per orang.