Sejumlah Bule Ikut Permainan Tradisional Melayu di Festival Sungai Siak

id sejumlah bule, ikut permainan, tradisional melayu, di festival, sungai siak

Sejumlah Bule Ikut Permainan Tradisional Melayu di Festival Sungai Siak

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Panitia Festival Sungai Siak 2016 mengundang para ekspatriat yang bekerja pada sejumlah perusahaan nasional di Provinsi Riau untuk langsung terlibat dalam permainan tradisional digelar pada hari terakhir pelaksanaan acara tersebut.

"Kami juga undang ekspatriat pada Sabtu (4/6) sekitar jam 3 sore untuk terlibat dalam permainan tradisional masyarakat Melayu di Riau," kata Ketua Panitia Pelaksana Festival Sungai Siak 2016, Dodi Sarjana di Pekanbaru, Jumat.

Ekspatriat tersebut, lanjutnya, akan terlibat langsung merasakan tiga macam permainan tradisional yang disiapkan panitia seperti gasing atau mainan bisa berputar pada poros dan butuh keseimbangan, lalu tarik upih atau pelepah pohon pinang serta engrang atau berjalan di atas galah.

Para tenaga kerja asing itu berasal dari perusahaan minyak dan gas bumi seperti PT Chevron Pacific Indonesia dan dua industri kertas yakni PT Indah Kiat Pulp and Paper merupakan grup Sinar Mas serta PT Riau Andalan Pulp and Paper, anak usaha Asia Pacific Resources International Holdings Limited.

"Jadi kami panitia terdiri atas swasta dan pemerintah. Pemerintah melalui dinas tenaga kerja setempat telah mengundang pihak perusahaan untuk mengerahkan ekspatriatnya dan disambut cukup positif," terangnya.

Festival Sungai Siak digelar mulai tanggal 2 sampai 4 Juni 2016 akan dimeriahkan berbagai acara seperti parade perahu, lalu pentas seni dan tradisi, permainan tradisional, pesta kuliner, pameran foto, lomba foto, lomba mengarang serta lomba mewarnai.

Acara tersebut mengambil lokasi di bawah Jembatan Siak III atau Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah atau tepatnya di Rumah Singgah Tuan Kadi, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan.

Terdapat puluhan stan bazar kuliner, kerajinan atau lainnya dari usaha mikro, kecil dan menengah setempat pada lokasi acara festival yang turut dihadiahi beberapa produk seperti kain tenun dan kerajinan dari berbagai kegiatan lomba yang digelar.

"Jadi ini merupakan salah satu sinergi kita pada festival ini. Seperti dalam menggerakkan nelayan setempat, siapa yang lebih dekat. Kita hanya ingin berikan sesuatu dari acara ini, setelah mereka berkontribusi," ucap Dodi.

Pemerintah Kota Pekanbaru telah menetapkan Festival Sungai Siak berlangsung selama tiga hari berturut-turut, sebagai acara tahunan dengan melihat segala potensi Sungai Siak karena memiliki berbagai cerita dan sejarah masa lampau seperti Kesultanan Siak.

"Semoga festival ini, bisa jadi cikal bakal bangkitnya potensi wisata yang tersaji dalam bentuk promosi kuliner, budaya, kesenian dan lain-lain di Sungai Siak ini," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT di acara pembukaan kemarin.