
Kabut Asap Di Bengkalis Semakin Tebal

Bengkalis, (Antarariau.com) - Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mengimbau kepada seluruh warganya untuk menggunakan masker saat keluar rumah, karena kabut asap semakin tebal di daerah itu.
"Kurangi aktivitas di luar rumah, dan gunakan masker saat bepergian keluar rumah, karena asap yang merupakan kabut asap kiriman ini sudah semakin tebal," kata Kepala Bagian Hubungan Masayarakat (Kabag Humas) Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, di Bengkalis, Selasa.
Ia mengatakan, meskipun tidak separah daerah lain, masyarakat sebisa mungkin diminta mengurangi aktivitas di luar rumah demikian juga untuk yang beraktivitas di laut.
"Gunakan suar tanda lampu darurat bila sedang ada kabut asap kuat, atau membatasi aktivitas untuk mencegah kecelakaan," pesannya lagi.
Ia menjelaskan terdapat tiga kabupaten di Riau yang menjadi penyumbang titik api terbanyak yakni Indragiri Hilir dengan 64 titik api, Indragiri Hulu dengan 22 titik api serta Pelalawan dengan 18 titik api, Sementara sejumlah titik api lainnya menyebar di Siak dengan tujuh titik api, Bengkalis dan Dumai masing-masing tiga titik api, serta Kampar dua titik api dan Rokan Hilir satu titik api.
"Meskipun jumlah titik api di Kabupaten Berjuluk Negeri Junjungan ini sedikit, namun kabut asab tetap menyelimuti, Selasa (1/9) pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB matahari yang biasanya cerah terlihat seperti sunset, atau matahari di kala senja karena tertutup kabut asap," ujar Johan lagi.
Berdasarkan pantauan, saat ini kabut asap di Pulau Bengkalis semakin menebal dari sehari sebelumnya.
Johan menjelaskan, berdasarkan informasi yang didapat, jumlah titik api di Kabupaten Bengkalis hingga Selasa (1/9) ditemukan tiga tempat. Semuanya di Kecamatan Rupat, yakni Kelurahan Terkul dan Pergam, serta Desa Sukarjo Mesim.
"Kebakaran lahan di ketiga tempat itu sudah terjadi sejak empat hari, sejauh ini petugas tim pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kabakaran Kabupaten Bengkalis terus memadamkan kobaran api," katanya.
Adapun petugas di lapangan dibantu oleh tim pemadam dari perusahaan yang ada di Rupat, PT Sumatera Riau Lestari. Sejauh ini, api sudah bisa dikendalikan oleh petugas di lapangan.
Sementara Luas lahan yang terbakar sekitar 8 hektar, dengan rincian Terkul 5 hektar, Pergam 2 hektar dan Sukarjo Mesim 1 hektar.
Pewarta : Siti Zubaidah
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

