
Harga TBS Riau Turun Rp8,76 Per Kg
Selasa, 7 Juli 2015 18:10 WIB

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Harga Tandan Buah Segar (TBS) Provinsi Riau periode 8-14 Juli 2015 untuk umur 10 tahun tercatat sebesar Rp1.585,15 per kilogram, atau mengalami penurunan sebesar Rp8,76 per Kg dibandingkan dengan harga seminggu sebelumnya Rp1.593,94.
"Penurunan harga TBS CPO Riau antara lain dipengaruhi oleh harga jual CPO di bursa komoditas Indonesia dan bursa Malaysia secara rata-rata pada perdagangan pekan ini mengalami pelemahan yang signifikan," kata Ketua Pelaksana Tim Penetapoan Harag TBS CPO Riau, Hayati, di Pekanbaru, Selasa.
Menurut Hayati didampingi Sekretaris Tim pelaksana penetapan harga TBS CPO Riau, Rusdi, Harga CPO berjangka masih membuntuti kinerja harga minyak mentah WTI terdesak hingga mencapai posisi paling rendah sejak April 2015.
Pergerakan harga CPO berjangka, katanya, berkorelasi positif dengan harga minyak mentah. Oleh sebab itu, harga tidak lepas dari pengaruh anjlok yang dialami oleh harga minyak mentah.
"Melemah tajamnya harga minyak mentah mengakibatkan permintaan terhadap bahan bakar alternatif termasuk biofuel atau bahan bakar yang dibuat dari tanaman berkurang," katanya.
Sedangkan salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk bahan baku biofuel adalah kelapa sawit.
Sementara itu, Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi untuk bertahan atau berada di teritori negatif kecuali ada rilis data dari negara produsen utama tentang keterbatasan pasokan CPO akibat iklim yang ekstrim.
Selain itu tekanan jual terhadap komoditas ini masih cukup tinggi, terutama karena adanya kekhawatiran permintaan akan turun akibat pengurangan penggunaan CPO dari beberapa negara importir utama dan lebih memilih produk substitusi lainnya.
"Pasokan CPO di Malaysia mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya ekspor CPO dari negara tersebut," kata Rusdi.
Bahkan Analis dari CIMB memperkirakan stok CPO merosot 3 persen pada Juni ketika ekspor sawit Malaysia terus meningkat karena cenderung stagnannya produksi di negara tersebut. Sebelumnya, data Intertek menyatakan ekspor kelapa sawit Malaysia melonjak pada Juni didorong permintaan dari India dan Afrika. Ekspor naik 6,2 persen pada Juni ke 1,65 juta ton, merupakan volume ekspor terbesar sejak Oktober 2013.
Ia menyebutkan, penetapan harga TBS Provinsi Riau untuk umur tiga tahun tercatat sebesar Rp1.134,40/Kg. umur empat tahun sebesar Rp1.267,24/Kg, dan umur lima tahun sebesar Rp1.356,23/Kg, sedangkan umur enam tahun tercatat sebesar Rp1.395,71/Kg, umur tujuh tahun sebesar Rp1.449,10/Kg, sedangkan umur delapan tahun tercatat sebesar Rp1.494,25/Kg dan umur sembilan tahun sebesar Rp1.541,97/Kg.
Untuk indeks K tercatat sebesar 86,59 persen dengan harga CPO sebesar Rp7.326,76, harga kernel sebesar Rp4.477,15/Kg.
Pewarta : Frislidia
Editor:
Frislidia
COPYRIGHT © ANTARA 2026

