Logo Header Antaranews Riau

Indragiri Hulu Bebas Beras Palsu

Kamis, 21 Mei 2015 19:48 WIB
Image Print

Rengat, (Antarariau.com) - Sejumlah pasar di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau belum ditemukan beredarnya beras sintetis atau palsu yang meresahkan sejumlah daerah di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagpas) Inhu telah melakukan pengawasan peredaran beras sintetis terhadap pedagang grosir dan pasar.

"Sejak dua minggu lalu kami sudah melakukan pengawasan ke pasar - pasar tradisional dan pedagang grosir terkait peredaran beras sintetis dan ilegal," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindagpas Indragiri Hulu Elpahri Adha di Rengat, Kamis.

Ia menjelaskan, sejak sejumlah media memberitakan terkait adanya laporan warga mengenai beredarnya beras palsu, pihaknya melakukan pengawasn secara ketat dan turun kelapangan mengecek kesejumlah tempat untuk melndungi konsumen hingga benar-benar warga merasa aman.

Hasilnya, belum ditemukan beras palsu di daerah Indragiri Hulu, selain itu belum juga ada laporan dari masyarakat terkait itu, jika ada temuan pihak Disperindagpas akan menindak tegas pelakunya.

"Warga juga diminta waspada, namun tidak perlu merasa resah karena hingga saat ini Indragiri Hulu masih aman," ujarnya.

Dikatakannya, selain melakukan pengawasan, pihaknya juga melakukan sosialisasi beras sintetis, sehingga melalui kegiatan itu diharapakan masyarakat dapat membedakan man yang palsu dan yang asli.

"Para pedagang telah kami beritahu bentuk dan jenis beras sintetis," ucapnya.

Salah satu warga Indragiri Hulu Wati (45) mengatakan, setiap dirinya membeli beras untuk kebutuhan keluarga, tetapi belum ada tanda - tanda beras itu palsu. Sebagai warga tetap saja dirinya harus berhati - hati dan waspada karena jika sudah ditemukan dan dimasak tentu berbahaya bagi kesehatan.

" Walaupun belum menemukan, tetapi kami tetap hati -hati karena khawatir juga," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Asripilyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026