
Akademisi UIN Kunjungi P4S Karya Nyata
Selasa, 2 Desember 2014 19:57 WIB

Siak Hulu, (Antarariau.com) - Akademisi dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Prof Ilyas Husti, menyampaikan rasa bahagia disambut hangat saat berkunjung ke P4S Karya Nyata dalam rangka pembelajaran serta melihat langsung proses pelatihan terhadap petani.
Ia menyatakan UIN merasa tergugah untuk menjalin kerja sama dengan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, demikian disampaikan oleh Prof DR Ilyas Husti Direktur Pasca Sarjana UIN Susqa Pekanbaru saat melakukan kunjungan ke P4S Karya Nyata Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu pada Selasa, (2/12).
Dalam kunjungan itu Ilyas Husti membawa rombongan para dekan di UIN Susqa Pekanbaru diantaranya DR Akbarizan Dekan Syariah UIN Susqa Pekanbaru, DR Mahendra Romos dekan Fakultas Ekonomi UIN, DR Yasril Yazid dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, DR Zuryatul Khairi Dekan Fakultas Pshikologi, DR Hartono Dekan Fakultas Sain Dan Tekhnologi, DR Wilaila, M. Ag Dekan fakultas Ushuluddin dan DR Edi Irwan M.Pt Dekan Fakulas Tekhnologi Pertanian.
Dikatakan Ilyas Husti Jefry Noer merupakan salah seorang pencetus tradisi untuk cerdaskan dengan perbuatan nyata, disini kita melihat bahwa tradisi yang dimaksud adalah melakukan praktek lapangan bukan saja belajar teori namun dengan praktek langsung dan di terapkan dimasyarakat” katanya.
Oleh Karena itu UIN siap melakukan kerjasama dengan P4S Karya Nyata Kubang Jaya untuk kemajuan dan saling menguntungkan antara Pemkab Kampar dan UIN Susqa Pekanbaru, kerja sama ini dapat dalam bentuk pengkajian dan ilmiah,” ujar Ilyas Husti.
Dikatakan disini ada pelatihan Peternakan, Perikanan, pertanian dan jahit menjahit inilah sebenar-benar karya nyata bukan teori belaka. Untuk menghasilkan produk-produk jahit menjahit dapat dikerjasamakan dengan UIN dimana kebutuhan akan Pakaian di UIN Susqa Pekanbaru cukup menjanjikan.
“Di UIN saja ada 30.000 mahasiswa dan lebih dari 200 dosen ini merupakan peluang yang dapat dikerjasamakan tentunya pakaian yang diproduksi dapat memenuhi kriteria yang dibutuhkan, di UIN,” katanya lagi.
Mendengar pengarahan dari Prof Ilyas Husti Bupati Kampar menyatakan untuk kemajuan Kabupaten Kampar tak terlepas dari sumbangsih pemikiran dan dukungan dari para akedemisi, oleh karena itu pada kunjungan dari Prof DR Ilyas Husti dan para Akademisi UIN Susqa merupakan sejarah baru bagi Kampar untuk lebih maju dan berkembang lagi.
Dikatakan Jefry bahwa Kabupaten Kampar saat ini dalam pembangunan didasarkan pada pilar Pembangunan yang diciutkan menjadi 3 Zero Kemiskinan, wujud dari pemberantasan kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh direalisasikan dengan mengadakan pelatihan. “Pelatihan ini mencakup pelatihan pertanian, perikanan dan peternakan, inilah salah satu program yang dijalankan Pemkab Kampar,” kata Bupati Kampar Jefry Noer.
Oleh sebab itu Jefry Noer menyambut baik atas kunjungan dan silaturrahmi dari para Dekan dan Akademisi dari UIN ini, “Semoga dengan kunjungan ini banyak hal yang dapat dikerjasmakan dalam memajukan Kabupaten Kampar kedepan, apakah dalam bentuk pengkajian maupun dalam bentuk kerjasama lainnya yang saling menguntungkan,” katanya lagi.
Pelatihan disini bukan saja diikuti oleh masyrakat namun dari aparatur juga diikut sertakan mulai dari Kades dan Kaur sampai ke Camat juga diikutkan, ini bertujuan untuk memudahkan bagi mereka bagaimana menjelaskan kepada masyarakat bahwa beginilah cara bertani yang betul dan menguntungkan. “Jangan mereka hanya bicara saja namun tidak mengetahui apa yang dikatakannya, dengan ikut pelatihan mereka dapat mengetahui tata cara bertani, beternak dan memelihara ikan,” kata Jefry lagi.
Kunjungan silaturrahmi ini dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pelatihan pertanian terpadu, Peternakan, perikanan dan pelatihan jahit menjahit, diharapakan kunjungan ini dapat memberikan perubahan dan kemajuan Kabupaten Kampar maupun UIN Susqa sendiri, kata Jefry Noer. (Adv)
Pewarta : Siak Hulu, (Antarariau.com) - Akademisi dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Prof Ilyas
Editor:
Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026

