
Seluruh kloter tuntas, 4.662 jamaah calon haji asal Riau telah berangkat ke tanah suci

Pekanbaru, (ANTARA) - Seluruh jamaah dan petugas calon haji asal Riau yang terdiri atas 4.622 jamaah, 21 petugas haji daerah, 5 pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umroh (KBIHU), dan 43 petugas kloter telah berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon mengatakan keberangkatan Kloter BTH 18 pada Minggu (10/5) di Embarkasi Haji Batam menandai berakhirnya seluruh proses pemberangkatan jamaah asal Riau tahun ini.
"Dengan diberangkatkannya jamaah haji Provinsi Riau pada Kloter BTH 18 ini, maka berakhir sudah proses keberangkatan jamaah haji Provinsi Riau tahun 1447 Hijriah,” kata Defizon dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Senin.
Pada gelombang keberangkatan itu lanjutnya seluruh jamaah telah mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi. Hal tersebut dilakukan karena setibanya di Arab Saudi, para jemaah akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Kloter BTH 18 terdiri atas 265 jamaah haji, 1 PHD, serta 3 petugas kloter. Meski demikian, terdapat 2 jemaah dan 1 pendamping yang untuk sementara harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan dan masih menjalani pemantauan medis.
Selain itu, terdapat 9 jemaah mutasi masuk dari beberapa kloter sebelumnya, yakni 1 jemaah dari Kloter BTH-7 asal Indragiri Hilir, 2 jemaah dari Kloter BTH-8 asal Kuantan Singingi, serta 6 jemaah dari Kloter BTH-12 yang berasal dari Rokan Hulu dan Siak.
Selain itu, masih ada 3 jemaah dan 1 pendamping yang menjalani perawatan di Batam sehingga keberangkatannya ditunda. Pemerintah memastikan para jemaah tetap mendapatkan pelayanan dan pendampingan optimal.
"Apabila kondisi kesehatan mereka membaik dan dinyatakan layak terbang, maka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya sebelum penutupan operasional Embarkasi Batam," ungkapnya.
Secara keseluruhan ungkapnya terdapat 12 orang yang dipulangkan ke daerah, terdiri dari 5 sakit, 1 wafat, 1 hamil, serta 5 orang pendamping. Sedangkan di daerah, tercatat 2 jemaah sakit dan 1 jemaah meninggal dunia.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

