Logo Header Antaranews Riau

Pertamina tambah pasokan, antrean BBM menurun di Pekanbaru

Selasa, 5 Mei 2026 18:07 WIB
Image Print
Anggota DPR RI Muhammad Rohid beserta tim menanyai pelanggan saat menyambangi SPBU Imam Munandar 13.282.613. Kota Pekanbaru, Selasa Sore. (Vera Lusiana)

Pekanbaru (ANTARA) - Pertamina nyatakan telah melakukan penambahan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis pertalite hingga 50 persen di Pekanbaru,Riau, guna mengatasi lonjakan permintaan di Stasiun Pengisisan Bahan bakar Umum (SPBU).

Wal hasil antrean BBM yang terjadi tiga hari belakangan pun hilang dan pengisian di setiap SPBU Kembali normal. Hal ini yang dibuktikan oleh Anggota DPR RI Muhammad Rohid beserta tim saat menyambangi SPBU Imam Munandar 13.282.613. Kota Pekanbaru, Selasa Sore.

Rohid demikian sapaan akrab pria bertubuh besar itu mengatakan fraksinya banyak menerima laporan kelangkaan BBM di Riau khususnya Pekanbaru, Riau. Maka ia ingin melihat langsung apa yang jadi penyebab.

"Kami akan kunjungan di beberapa titik.Pertama di SPBU) di Pekanbaru, alhamdulilah tidak ada antriandi sini, dan kami cek juga seluruh BBM nya stoknya ada, solar, pertalite, pertamax, pertamina dex,ada," kata dia di Pekanbaru, selasa.

Dalan tinjauan tersebut ia juga didampingi dari tim PERTAMINA,Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi, Sales Area Manager Riau Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut wilson Eddy wijaya kepolisian dan sejumlah awak media.

Ia menilai sebenarnya tidak ada kelangkaan BBM sama sekali, yang ada hanya panik belanja dari masyarakat.Karena orang berbondong-bondong beli minyak padahal masih ada BBM di kendaraannya sehingga terjadi antrian Panjang.

"Kami menghimbau masyakat jangan melakukan panik belanja karena tidak ada kelangkaan sama sekali," katanya.

Ia mengingatkan jika ada SPBU nakal yang berani bermain BBM tim nya beserta Polda akan menangani hingga tuntas.

"Kalau ada SPBU nakal kami tidak akan segan mencabut ijinnya," tegas dia.

Sementara itu Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi
membenarkan bahwa beberapa hari terakhir terjadi antrian BBM di Pelalawan, Kampar , dan Pekanbaru. Sehingga PERTAMINA terhitung malam tanggal 1 Mei menambah pasokan BBM di SPBU terutama jenis pertalite.

"Kenaikannya dari 20 persen menjadi 30 persen bahkan terutama pertalite.Bahkan mulai tanggal 3-4 Mei sudah naik lagi sebesar 50 persen," kata dia.

Tujuannya adalah pertamina ingin menjaga stok di SPBU agar tidak kosong sehingga setiap masyarakat dating mengisi BBm tersedia.

Kami berharap masyarakat mohon tenang, kami tetap berusaha untuk menjaga posisi stok, sesuai komitmen bapak Presiden sampai akhir tahun nanti BBM subsisi tidak mengalami kenaikan," katanya.

Terkait adanya dugaan perpindahan konsumen BBM non subsidi ke subsidi diakuinya memang ada akibat kenaikan harga minyak non subsidi. Untuk mengatasi hal tersebut maka pertamina sudah membuka pendaftaran atau registrasi bagi konsumen pertalite baru agar mendapatkan barkode.

"Registrasi baru ini untuk menyiasati pengguna pertalite baru akibat kenaikan BBM non subsidi.Diakui memang lonjakan permintaannya, intinya siapapun boleh menggunakannya sepanjang sesuai regulasi dan ketentuan menggunakan barkode,"tambahnya.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026