Logo Header Antaranews Riau

Menteri LH tinjau potensi pengembangan sampah berkelanjutan di TPA Muara Fajar Pekanbaru

Selasa, 5 Mei 2026 17:52 WIB
Image Print
Menteri LH M. Jumhur Hidayat usai melakukan peninjauan di TPA Sampah 2 Muara Fajar kota Pekanbaru. (ANTARA/HO-Pemko Pekanbaru)

Pekanbaru, (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH) M. Jumhur Hidayat menilai ada potensi pengembangan sampah berkelanjutan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah 2 Muara Fajar Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Jumhur menyampaikan adanya peluang pengolahan sampah plastik melalui konsep guna ulang (reuse) serta penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF). Teknologi ini dinilai sebagai solusi strategis karena mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara, sehingga secara langsung dapat mengurangi emisi karbon dan beban pencemaran lingkungan.

"Kami melihat model ini telah berhasil diterapkan di berbagai daerah lain. Kami berharap sistem serupa dapat segera direalisasikan di Pekanbaru untuk mempercepat transisi energi berbasis pengelolaan limbah," kata Menteri LH Jumhur di TPA Muara Fajar Pekanbaru, Selasa.

Dia menilai TPA 2 Muara Fajar memiliki potensi besar untuk ditransformasikan menjadi sumber energi terbarukan. Menurutnya, pengembangan teknologi pengolahan sampah di lokasi ini dapat dilakukan dengan biaya yang relatif terjangkau, namun memiliki dampak yang signifikan terhadap pengurangan volume sampah di tingkat hilir.

Sebagai langkah konkret, Jumhur menyatakan pihaknya segera melakukan koordinasi intensif dengan para ahli dan pakar yang berpengalaman di bidang pengolahan sampah menjadi energi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan perencanaan teknis yang akan diterapkan di Pekanbaru.

"Kami mendorong agar proses pengolahan ini bisa segera diwujudkan secara optimal dalam waktu singkat. Koordinasi lintas sektoral akan kami perkuat agar hambatan teknis di lapangan bisa segera teratasi," kata Menteri LH.

Di sisi lain Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menjelaskan saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru memang tengah mengarahkan pengembangan TPA 2 Muara Fajar menuju sistem Waste to Energy (WTE).

Saat ini masih terdapat tahapan perbaikan teknis seperti proses cut and fill serta penyelesaian dokumen administrasi, komitmen pengembangan tetap berjalan sesuai rencana.

"Kami terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk penyelesaian perizinan dan rekomendasi teknis agar TPA ini benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ucapnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri LH harap Pekanbaru terapkan teknologi RDF atasi masalah sampah



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026