Logo Header Antaranews Riau

PBB Ungkap Gaza Jadi Wilayah Paling Mematikan bagi Jurnalis di Dunia

Senin, 4 Mei 2026 14:15 WIB
Image Print
Bunga-bunga di kursi, tempat foto Khalil, rompi pers, dan helm diletakkan, terlihat selama upacara pemakaman jurnalis Amal Khalil, yang tewas dalam serangan militer Israel yang menargetkan desa Tayri, di Nabatieh, Lebanon, Kamis (23/4/2026). (ANTARA/Elif Öztürk/Anadolu/pri.)

New York (ANTARA) - Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) menyebutkan bahwa Jalur Gaza merupakan tempat paling mematikan di dunia bagi para jurnalis.

Lewat sebuah unggahan di X yang menandai Hari Kebebasan Pers Dunia, badan PBB itu mendesak komunitas internasional untuk melakukan tindakan nyata dan bukan hanya sekadar menyampaikan kecaman dan solidaritas.

Baca juga: Spanyol & Brasil Murka: Israel Dikecam atas Penculikan Aktivis Armada Gaza

Pihaknya menekankan pentingnya akuntabilitas, perlindungan bagi jurnalis serta memastikan akses independen bagi media Internasional.

Sementara itu, Kepala HAM PBB Volker Türk mengatakan perang yang hingga kini masih berlangsung di Gaza telah menjadi jebakan maut bagi media.

OHCHR telah memverifikasi kematian hampir 300 jurnalis sejak Oktober 2023, ketika Zionis Israel mulai meluncurkan agresi ke Gaza.

Baca juga: Turkiye dan Spanyol Kecam Keras Intervensi Israel terhadap Armada Bantuan ke Gaza

Selain itu, sejumlah besar jurnalis juga mengalami luka selama melakukan peliputan di wilayah kantong tersebut, katanya.

Sumber: WAFA



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026