Logo Header Antaranews Riau

Harga TBS kelapa sawit di Riau kembali turun, pekan ini Rp3.854,21 per kilogram

Rabu, 29 April 2026 12:57 WIB
Image Print
Ilustrasi - Petani memanen kelapa sawit. ANTARA/Iggoy el Fitra

Pekanbaru, (ANTARA) - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Riau mengalami penurunan sebesar Rp102,10 per kilogram atau 2,58 persen dari periode sebelumnya hingga menjadi Rp3.854,21 per kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi mengatakan, penurunan itu terjadi pada kelompok umur 9 tahun yang merupakan harga tertinggi. Penetapan ini berlaku untuk satu pekan ke depan yakni periode 29 April-5 Mei 2026.

"Penurunan harga TBS pekan ini dipengaruhi oleh turunnya harga jual minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan kernel, sehingga berdampak pada penurunan harga TBS yang diterima petani," katanya di Pekanbaru, Riau, Rabu.

Dia mengatakan, harga CPO turun sebesar Rp312,32/kg menjadi Rp15.369,00/kg dibanding pekan lalu. Sama halnya dengan CPO kernel juga turun dengan cukup dalam sebesar Rp812,03/kg menjadi Rp15.941,50/kg pada pekan ini.

Sama halnya dengan petani swadaya, harga pembelian TBS mitra plasma periode satu pekan ke depan juga turun sebesar Rp42,14/kg atau mencapai 1,07 persen dari harga periode lalu dan kini menjadi Rp 3.906,24/kg.

Harga penjualan CPO pekan ini, lanjutnya, turun sebesar Rp132,29 menjadi Rp15.369,00 per kg. Sedangkan, kernel untuk TBS petani plasma juga turun sebesar Rp20,31 menjadi Rp15.941,50 per kg.

Dia mengatakan, dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau pihaknya selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak.

"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh pemangku kepentingan yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," sebutnya.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026