Logo Header Antaranews Riau

Kerugian Fantastis: 24 Drone MQ-9 Reaper AS Hancur di Medan Perang Iran

Sabtu, 11 April 2026 12:24 WIB
Image Print
Asap mengepul dari gedung-gedung di Teheran, Iran pada 29 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua/Shadati)

Washington (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) telah kehilangan delapan unit drone MQ-9 Reaper di Timur Tengah sejak 1 April, menjadikan total perangkat semacam itu yang hilang dalam perang Iran menjadi 24 unit, lapor CBS News pada Kamis (9/4), mengutip pernyataan dua pejabat AS.

Hilangnya drone-drone itu menimbulkan kerugian sekitar 720 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.082), menurut laporan tersebut, sembari menyatakan bahwa tergantung variannya, satu unit drone Reaper dapat menelan biaya sebesar 30 juta dolar AS atau lebih.

Baca juga: Gencatan Senjata Efektif? Iran Nihil Serangan Rudal

MQ-9 Reaper, yang diproduksi oleh General Atomics Aeronautical Systems merupakan pesawat terbang yang dikendalikan dari jarak jauh dan digunakan untuk misi intelijen, pengintaian, dan pengamatan. Drone itu juga mampu melancarkan serangan yang presisi.

Menurut data yang disusun oleh CBS News, AS dan Israel telah menghantam lebih dari 13.000 target di seluruh Iran sejak mereka meluncurkan serangan militer gabungan pada 28 Februari lalu,

Baca juga: Konflik Lebanon: Spanyol Dorong UE Tangguhkan Kerja Sama dengan Israel

Selama konflik tersebut, target-target di 12 negara di seluruh kawasan itu telah digempur oleh Iran.

Kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan telah diumumkan pada Selasa (7/4), tetapi Israel tetap melancarkan serangan terhadap target-target di Lebanon.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026