
Tim gabungan masih padamkan karhutla pada empat lokasi di Riau, tiga di Inhil

Pekanbaru, (ANTARA) - Tim gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada empat titik api yang masih dalam proses pemadaman dan pendinginan oleh petugas di lapangan pada sejumlah wilayah di Provinsi Riau.
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau Jim Ghafur menjelaskan empat titik karhutla tersebut tersebar di dua kabupaten, yakni Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Bengkalis.
“Titik api yang masih ditangani ada empat lokasi. Tiga titik berada di Kabupaten Indragiri Hilir dan satu titik di Kabupaten Bengkalis,” kata Jim Ghafur di Pekanbaru, Selasa.
Ia merinci tiga titik kebakaran di Kabupaten Indragiri Hilir berada di Kelurahan Tanjung Pidada (Kecamatan Tempuling), Desa Simpang Gaung (Kecamatan Gaung), serta Desa Tagagiri Tama Jaya (Kecamatan Pelangiran). Sementara satu titik lainnya terdeteksi di Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Desa Sukarjo Mesim (Kecamatan Rupat).
Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, serta Masyarakat Peduli Api (MPA), terus bekerja secara intensif untuk memastikan api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain.
Hingga saat ini upaya pemadaman masih dilakukan melalui jalur darat oleh tim gabungan yang telah berada di lokasi kejadian.
“Petugas di lapangan masih melakukan pemadaman, sekaligus pendinginan di lokasi. Seluruh tim gabungan terus bekerja untuk mengendalikan api agar tidak meluas,” ujarnya.
Untuk sementara bantuan helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih dalam proses penyiapan dan belum tiba di Provinsi Riau. Karena itu upaya pemadaman saat ini masih mengandalkan kekuatan personel dan peralatan darat.
“Untuk saat ini pemadaman masih dilakukan melalui jalur darat. Bantuan helikopter water bombing dari BNPB belum sampai di Riau,” kata Jim Ghafur.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tim gabungan berjibaku padamkan karhutla pada empat lokasi di Riau
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

