Logo Header Antaranews Riau

Putin: Langkah Baru AS terhadap Kuba Melampaui Batas

Kamis, 19 Februari 2026 12:29 WIB
Image Print
Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) berbicara selama konferensi pers akhir tahun tahunannya di Moskow, Rusia, 19 Desember 2025. (ANTARA/Xinhua/Hao Jianwei)

Moskow (ANTARA) - Rusia selalu mendukung Kuba dan menganggap pembatasan baru terhadap negara itu tidak dapat diterima, kata Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (18/2) dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Kuba Bruno Rodriguez Parrilla.

Menurut Putin, Rusia dan Kuba memiliki hubungan istimewa yang dibentuk oleh sejarah, dan Moskow secara konsisten mendukung rakyat Kuba dalam perjuangan mereka meraih kemerdekaan dan hak mereka untuk menempuh jalur pembangunan mereka sendiri.

Baca juga: Xi Jinping Tegaskan Dukungan Perdamaian Ukraina di Hadapan Putin

Putin juga mengatakan bahwa hubungan bilateral antara kedua negara secara umum berkembang ke arah yang positif, dan menyampaikan keyakinannya bahwa pertemuan tersebut akan memberikan kesempatan untuk membahas hubungan secara terperinci.

Sebelumnya pada Rabu, Menlu Rusia Sergei Lavrov mengungkapkan bahwa negaranya menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) untuk menahan diri dari memberlakukan blokade laut terhadap Kuba.

Pada 29 Januari lalu, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengancam akan mengenakan tarif terhadap barang-barang yang diekspor ke AS dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba.

Baca juga: Dewan Perdamaian Dorong Solusi Konkret untuk Akhiri Konflik Timur Tengah

Pemerintah Kuba kemudian mengumumkan serangkaian langkah, termasuk membatasi pembelian bahan bakar, sebagai respons terhadap babak baru blokade minyak AS.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026