Logo Header Antaranews Riau

Jaga Kesehatan Mitra Ojol, Pemerintah Optimalkan Program CKG

Rabu, 11 Februari 2026 15:46 WIB
Image Print
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (tengah) bersama para pengemudi ojek online usai meninjau pelaksanaan CKG di kantor Gojek di Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati.)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah mendorong upaya deteksi dini kesehatan bagi masyarakat, termasuk komunitas ojek online (ojol), melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa CKG sebagai upaya negara hadir untuk memastikan masyarakat tetap sehat.

“CKG ini dilakukan atas niat mulia dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk menjalankan sebetulnya Undang-Undang Dasar 45 kaitannya bahwa memang setiap warga negara berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan,” kata Menekraf Riefky saat meninjau pelaksanaan CKG di kantor Gojek di Jakarta Selatan, Rabu.

Baca juga: Sekitar 180 Puskesmas di Riau siap terapkan CKG

Menekraf Riefky mengatakan pentingnya CKG untuk pengemudi ojek online dalam pekerjaannya menuntut kondisi fisik yang prima sehingga perlu mendapat deteksi dini kesehatan agar tetap sehat, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga demi keluarga yang bergantung pada mereka.

“Teman-teman ojol ini kita tahu mungkin mulai dari pagi hari kembali malam hari, berkeliling bisa puluhan bahkan ratusan kilo per hari, fisiknya harus prima. Jadi memang harus juga kita terus waspada deteksi dini,” tutur dia.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat meninjau pelaksanaan CKG di kantor Gojek di Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)
Baca juga: Wamentrans: Program CKG bukti negara hadir, jamin hak masyarakat

Menekraf mengatakan program CKG sejak dimulai 10 Februari 2025 telah diikuti sekitar 70 juta masyarakat, dengan targetnya di tahun ini menyasar 136 juta orang. CKG saat ini juga menerapkan metode 'jemput bola' oleh tenaga kesehatan, di mana tim puskesmas justru mendatangi komunitas masyarakat.

“Sekarang polanya lebih baik lagi, kalau dulu masyarakat datang di tanggal ulang tahun, kalau ini bisa kapan saja. Jadi tidak hanya edukasi, konsultasi, tetapi program kali ini juga sudah melangkah lebih jauh lagi juga dengan obat-obatan dan juga untuk tindak lanjutnya,” ujar dia.

Baca juga: Program Cek Kesehatan Gratis diyakini mampu kurangi prevalensi penyakit paru masyarakat

Lebih lanjut, Menekraf Riefky mengapresiasi inisiatif keterlibatan pihak swasta dalam mendukung pelaksanaan program CKG sebagai upaya untuk memastikan masyarakat tetap sehat.

“Terima kasih juga atas inisiatif pihak swasta. Saya ingin mengapresiasi GoTo yang sudah berinisiatif untuk berkoordinasi dengan Puskesmas Mampang Prapatan untuk melakukan kegiatan yang menjadi niatan mulia dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, terkait dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG),” tutur dia.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026