Logo Header Antaranews Riau

Perlintasan Rafah Kembali Dibuka, Akses Masih Terbatas

Selasa, 3 Februari 2026 09:57 WIB
Image Print
Petugas Bulan Sabit Merah Mesir berdiri di dekat truk yang membawa bantuan kemanusiaan saat memasuki Gaza dari sisi Mesir di pintu perlintasan Rafah (12/10/2025). (ANTARA/Xinhua/Ali Mostafa)

Kairo/Gaza (ANTARA) - Perlintasan darat Rafah mulai beroperasi pada Senin hari ini untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu setengah tahun, ketika kelompok pertama warga Palestina menunggu untuk memasuki Jalur Gaza dari Mesir.

Perlintasan tersebut, satu-satunya jalur yang menghubungkan Gaza dengan Mesir, dibuka kembali secara dua arah dengan akses terbatas dan bersifat uji coba, menurut sumber keamanan di perlintasan itu, tanpa mengungkapkan rincian mengenai warga Palestina yang melakukan perjalanan dari Jalur Gaza ke Mesir.

Rumah sakit di Sinai Utara akan menjadi tujuan utama yang menerima warga Palestina yang terluka dan sakit dari Jalur Gaza, menurut Al Qahera News TV yang berafiliasi dengan Mesir.

Baca juga: PBB Desak Pemanfaatan Rafah untuk Distribusi Kargo Kemanusiaan
Baca juga: Rusia Desak Israel Buka Rafah: Tak Ada Alasan untuk Terus Menunda

Perlintasan Rafah, pintu utama Gaza menuju dunia luar, telah ditutup selama lebih dari satu setengah tahun. Pembukaan kembali perlintasan itu menandai langkah krusial setelah gencatan senjata Israel-Hamas, yang mulai berlaku pada 10 Oktober 2025.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026