Logo Header Antaranews Riau

Program Ekonomi Kerakyatan Bupati Perlihatkan Hasil

Rabu, 24 September 2014 21:50 WIB
Image Print

Bangkinang, (Antarariau.com) - Program Ekonomi Kerakyatan yang digelontorkan Bupati Jefry Noer, kini mulai memperlihatkan hasil dengan banyaknya warga masyarakat yang sukses mengembangkan usaha setelah sebelumnya mereka dilatih di pusat pendidikan dan latihan terpadu Karya Nyata.

Satu diantaranya H Januar Rambo, mantan anggota DPRD Kabupaten Kampar yang sukses mengantongi pendapatan bersih hingga Rp30 juta perbulan.

Menurut Januar atau yang akrab dipanggil Rambo ini, "Program Ekonomi Kerakyatan Jefry Noer itu memang betul bermanfaat. Apa yang dilakukan bupati itu sama dengan menyiapkan satu tiket ke surga, bukan akal-akalan," ucapnya jujur, ketika media ini mengintip aktivitasnya selepas jadi anggota dewan menjadi Peternak Itik, Rabu (24/9/2014).

"Saya katakan demikian, karena dalam keyakinan saya disebutkan tiga macam ummat yang masuk surga, pertama anak yang saleh, kedua amal jariah dan ketika ilmu yang bermanfaat," jelasnya.

Bukankah Pusdiklat Karya Nyata Kubang Jaya di Kecamatan Siakhulu yang disiapkan Jefry Noer itu adalah wadah menimba berbagai ilmu, dari masyarakat yang tidak tahu sama sekali tentang peternakan, perikanan, pertanian dan jahit menjahit menjadi paham lalu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Bupati sudah menyiapkan wadah dan membekali masyarakat dengan berbagai ilmu untuk mengangkat derajat kehidupan dan perekonomian, tinggal bagaimana masyarakat mencerna maksud dan tujuan serta mengaplikasikannya di lapangan, kecuali memang masyarakat yang bertulang rusuk panjang alias sangat pemalas," ujarnya.

Ungkapan istilah bupati itu lanjut Rambo memang betul adanya, "Kalau betul-betul masyarakat mengikuti, menyerap ilmu dan menerapkannya juga menggunakan dana pinjaman benar-benar untuk usaha ekonomi kerakyatan, saya yakin In saa Allah berhasil, saya sudah membuktikan itu," kata politisi Partai Golkar ini.

"Kalau ada yang tidak berhasil itu berarti kurang serius dan tidak digunakan secara tepat. Mungkin saja uang pinjaman dipakai buat bayar kredit honda, atau keperluan lain, sebab pemerintah sudah membuat analisa usaha yang matang terkait pinjaman dana bergulir," kata Rambo.

Rambo mengulistrasikan usaha nyata yang kini sedang ditekuninya dua bulan menjelang berakhir masa jabatannya di DPRD Kabupaten Kampar memelihara 1200 ekor itik yang akan dikembangkannya lagi dilahan seluas seperempat ha.

"Alhamdulillah anak-anak saya pagi-pagi sudah berebut pergi ke kandang itik mengumpulkan telurnya, saya pun demikian usai shalat subuh memulai aktivitas pemeliharaan itik," kata dia.

Usaha apapun, kata dia jika ditekuni dengan serius dan giat pasti membuahkan hasil yang baik, "Dalam sehari saya dapat mengumpulkan uang dari penjualan telur itik sebesar Rp1,2 juta, dengan 2 orang pekerja," jelasnya.

Rambo mengakui bahwa hasil usaha yang paling enak, aman dan nyaman adalah menjadi petani dan berkebun.

Selama 10 tahun menjadi anggota DPRD Kabupaten Kampar, ternyata Rambo selalu menyempatkan diri belajar dan membaca buku tentang pertanian, peternakan dan perikanan, sehingga lepas dari kursi dewan, ia tinggal mengaplikasikan dan menekuni dengan serius. (Adv)



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026