AC Milan kerepotan kalahkan Slavia Praha 4-2

id liga europa,ac milan,slavia praha

AC Milan kerepotan kalahkan Slavia Praha 4-2

Penyerang AC Milan Olivier Giroud (ketiga dari kanan) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Slavia Praha pada pertandingan leg pertaam 16 besar Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Kamis (7/3/2024). (ANTARA/AFP/GABRIEL BOUYS)

Jakarta (ANTARA) - Setan Merah Italia AC Milan susah payah meraih kemenangan 4-2 atas Slavia Praha, pada pertandingan leg pertama 16 besar Liga Europa di Stadion San Siro, Milan, Jumat dini hari WIB.

Rossoneri akan kembali berhadapan dengan Slavia pada Kamis pekan depan di Eden Arena, Praha..

Pertahanan Milan sempat mendapat ancaman serius akibat kesalahan yang mereka lakukan pada awal pertandingan.

El Hadji Malick Diouf dan David Doudera memiliki peluang bagus, namun keduanya gagal memaksimalkannya menjadi gol.

Slavia harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-20. Diouf diganjar kartu merah langsung oleh wasit akibat tekelnya terhadap Christian Pulisic.

Milan memecah kebuntuan pada menit ke-34. Rafael Leao bergerak memotong di sisi kiri, dan mengirimkan umpan silang untuk disambar Olivier Giroud.

Keunggulan pasukan Stefano Pioli hanya bertahan dua menit.

Pada menit ke-36, kesalahan Matteo Gabbia memicu serangan balik Slavia untuk memaksa Simon Kjaer melakukan blok.

Dari tendangan sudut yang dihasilkan, bola disapu Tijjani Reijnders untuk mendarat ke Doudera, yang melepaskan sepakan voli spektakuler ke sudut gawang Milan.

Tuan rumah merestorasi keunggulan mereka pada menit ke-44.

Dari situasi tendangan sudut, Alessandro Florenzi mengirim operan pendek yang diterima Tijjani Reijnders dan dikonversi menjadi gol melalui sepakan dari luar kotak penalti.

Milan masih mampu menambah keunggulan pada menit ke-45+1 setelah David Zima mencegat bola Rafael Leao.

Dari sebuah tendangan sudut, Florenzi mengirim bola untuk disambut sundulan Ruben Loftus-Chek dan membuat Milan mengakhiri babak pertama dengan skor 3-1.

Slavia memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65. Tendangan bebas Provod tertuju kepada Ivan Schranz di tiang jauh, untuk diteruskan dengan tembakan keras tanpa bisa dicegah kiper Mike Maignan.

Tim tamu hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-79, ketika Schranz gagal memaksimalkan bola yang tertuju kepadanya.

Rasa cemas para penggemar Milan sirna pada menit ke-85. Leao bergerak meliuk-liuk di lini pertahanan Slavia, dan melepaskan sepakan dari sudut sempit, namun Christian Pulisic menjadi pemain yang terakhir menyentuh bola untuk mengamankan Milan.