Film SAHDU tembus 150 ribu penonton usai tayang 12 hari

id Film sahdu

Film SAHDU tembus 150 ribu penonton usai tayang 12 hari

Susana usai nonton bareng dilm SAHDU di salah satu bioskop beberapa waktu lalu. (ANTARA/dok)

Pekanbaru (ANTARA) - Selalu ada kisah penuh haru yang diceritakan para penonton sesaat setelah menyaksikan film Satu Hari Dengan Ibu (SAHDU). Sebuah film untuk semua umur besutan Rumah Produksi Ruang 29 Pictures yang bercerita tentang kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

Ada yang jadi merasa tiba-tiba sangat rindu pada ibunya yang telah tiada, ada yang lantas ingin bertemu dan meminta maaf pada ibunya karena baru berbuat salah. Dan banyak pula yang berjanji bersikap lebih baik lagi kepada ibunya.

“Film ini sangat luar biasa. Banyak pesan yang sangat mendalam. Pesan moralnya, jangan pernah menyakiti hati ibu kita apa pun kondisinya,” ujar Wakil Wali Kota Samarinda IrRusmadiusai nonton bareng film Satu Hari dengan Ibu di XXI Samarinda Central Plaza, saat awal film ini perdana tayang beberapa hari lalu.

"Film ini bagus sekali, mudah-mudahan jadi pelajaran bagi kita. Memang sebagai orangtua mungkin pernah salah, namanya juga manusia. Tapi bagaimanapun jangan sampai kita menyakiti hatinya," lanjutnya.

Ummi Harneli Mahyeldi, istri Gubernur Sumatera Barat yang juga dikenal Bunda Genre Sumatera Barat berbagi kesan dengan suara pelan dan terbata-bata karena menahan haru saat selesai menonton film SAHDU di XXI Transmart, Padang beberapa waktu lalu.

"Ini pelajaran yang luar biasa bagi saya sendiri, sangat terasa. Orangtua Ummi telah meninggal, jadi sangat terasa sekali ketika melihat film ini. FIlm ini mengingatkan kita untuk bagaimana berbakti kepada orangtua. Begitu pun sebaliknya," ujarnya.

Sementara Raja Rilla Mustafa Muflihun, istri Pj Wali Kota Pekanbaru, sekaligus Ketua TP PKK Kota Pekanbaru menambahkan kesannya setelah menonton Film SAHDU.

“Film ini sangat luar biasa terutama bagi anak-anak. Filmnya memang sangat mendidik. Film ini dapat membentuk karakter anak supaya bersikap lebih baik kepada orangtua, melaksanakan ibadah tepat pada waktunya. Ada syariat-syariat Islam yang baik yang disampaikan di film ini,” sebut ibu dari dua anak ini.

Kesaksian beberapa tokoh di atas hanya sebagian kecil yang muncul ke permukaan dari sosial media, pemberitaan lokal maupun nasional. Banyak penonton Indonesia pun memaknai, meresapi dan mensyukuri hadirnya film SAHDU.

Kesuksesan film SAHDU tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Novandrian, Produser Film SAHDU mengucapkan ucapkan terima kasih atas antusiasme dan dukungan dari berbagai pihak.

"Film SAHDU per Senin (2/10) malam telah disaksikan oleh lebih dari 150 ribu penonton," kata Novandrian.

Didasari atas kesungguhan dan idealisme untuk menjadikan film ini bisa dinikmati keluarga Indonesia lebih banyak lagi dan oleh berbagai kalangan.