Banjir di Siak memaksa 50 keluarga mengungsi

id banjir siak,dampak banjir,bencana banjir

Banjir di Siak memaksa 50 keluarga mengungsi

Polisi mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. (ANTARA/HO-Polres Siak)

Siak (ANTARA) - Banjir yang dalam dua pekan belakangan melanda bagian wilayah Kampung (Desa) Benteng Hilir di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, membuat permukiman warga tergenang dan memaksa50 keluarga mengungsi ke aula kantor desa.

Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Siak Wan Idrisdi Siak, Rabu, pemerintah menyiapkan tempat mengungsi di aula kantor desa karena hujan masih turun dan muka air sungai masih tinggi di wilayah itu.

Wan Idrismengatakan bahwa banjir berdampak pada sekitar 300 keluarga di Kecamatan Mempura, tetapi tidak semua warga yang terdampak banjir mengungsi.

Dinas Sosial bersama pemangku kepentingan terkait sudah mendirikan posko banjir di Kantor Kampung Benteng Hilir. Satu tenda besar milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah didirikan juga di halaman kantor kampung itu.

"Kita harapkan juga di semua kantor desa harus ada posko banjir. Di sana bisa koordinasi bantuan logistik kepada siapa agar dapat merata," kata Wan Idris.

Selain itu, Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan makanan dan pakaian kepada warga yang terdampak banjir.

Hujan deras menyebabkan banjir di beberapa bagian wilayah Kabupaten Siak. Selain di Kecamatan Mempura, banjir terjadi di Kecamatan Kandis,Sungai Apit,Tualang, Pusako, Kotogasib, Siak, dan Mandau.

Bencana banjir tercatat berdampak pada 300 keluarga di Kandis, 198 keluarga diSungai Apit,166 keluarga di Tualang, 71 keluarga diPusako,32 keluarga diKotogasib, 27 keluarga diSiak, dan sembilan keluarga di Sungai Mandau.

Dinas Sosial mengupayakanpercepatan penetapan status siaga darurat bencana banjir untuk memudahkan pencairan dana penanganan bencana dan mobilisasi sumber daya untuk menanggulangi dampak bencana.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2022