Logo Header Antaranews Riau

Bupati Panen Raya Cabai Rp1,2 Miliar

Senin, 20 Mei 2013 12:43 WIB
Image Print

Bangkinang, (Antarariau.com) - Hijaunya tanaman cabai yang siap panen pada lahan seluas tiga hektare membuat Jefry Noer bangga dan seketika hilang rasa penat diperjalanan untuk sampai ke Dusun II Melaku Jaya, Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu setelah menempuh lokasi sejauh 48 km lebih atau selama 1,5 jam dari simpang Petapahan Kecamatan Tapung.

“Wah ramai ya,,, “ ucapnya girang ketika melihat 240 alumni P4S yang berbaris menanti kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kampar itu. Pancaran bangga terlihat diraut wajahnya semakin bertambah ketika sudut matanya sudah tidak terhalang lagi oleh barisan para alumni yang telah disalaminya satu per satu. Dengan tersenyum puas ia memandang hamparan kebun cabai seluas tiga ha tersebut.

Bait lagu Mars P4S "Mo Mola" dilantunkan oleh 240 peserta se-Kab Kampar dibawah penyuluh pertanian Dodi dengan penuh semangat menyambut Kedatangan Bupati dan rombongan, bersama Kasrem 0313 Kol Inf Sucipto bersama Wakil Ketua DPRD Kampar Hj Eva Yuliana bersama Kepala Dinas Pertanian, Kepala BPKP panen cabe di Desa Danau Lancang Tapunghulu. Rombongan langsung melakukan panen cabe milik 6 kelompok tani itu.

Dalam saung ditengah hamparan kebun cabe ini, Jefry Noer menyampaikan bahwa hasil yang dicapai adalah perjuangan yang diridhai oleh Allah. Maka hasil panen cabai yang menurut dia sudah melebihi ini, wajib dikeluarkan zakat 2,5 persen untuk keluarga yang kurang mampu. "Insya Allah, diberi tambahan oleh Allah, karena janji Nya itu pasti, bukan seperti janji manusia,“ kata dia,

Kebahagiaannya itu diwujudkan dengan memberikan bantuan untuk kelompok tani tersebut, secara pribadi Jefry memberikan bantuan sebesar Rp6 juta, Eva Yuliana Rp4 juta melengkapi sumbangan dari anggota DPRD Kampar Fraksi Demokrat, Arif Rahman Hakim, Niscol Firdaus dan Sunardi masing-masing Rp1juta, ditambah lagi dari Kepala Dinas PU CK, Fauzi Nurta, Kadis Tannak Cokroaminoto.

Selain itu Kepala Bappeda, Azwan, Kadistamben, Arizon, Aliman Makmur, Kepala BPPKP, masing-masing Rp1 juta hingga total bantuan Rp20juta. “Inilah buktinya kalau kita mau bersyukur, dapat bantuan, kata Jefry.

Enam kelompok tani ini masing-masing mendapatkan bantuan dana bergulir sebesar Rp30 juta sebagai modal usaha membuka lahan seluas tiga ha tersebut. Dari hasil panen pertama dipetik 48 kg. dan dari satu kelompok membutuhkan tenaga kerja untuk memanen sebanyak 8 orang, dengan gaji per hari Rp50 ribu, berarti 48 orang tenaga kerja terserap hanya untuk memanen saja.

Kelompok tani ini menanam sebanyak 35 ribu batang, hasil diperkirakan paling minim 35 ton, jika dihitung per batang 1 kg cabe, dijual seharga Rp32 ribu, hasilnya Rp1,2 milyar, “Danau Lancang bisa menjadi penyuplai cabe merah untuk Kampar dan propinsi Riau,“ kata Azirman.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026