
Inhu Raup Rp2,2 Miliar Dari IMB

Rengat (antarariau) - Pemkab Indragiri Hulu, Provinsi Riau hingga 20 Oktober 2012 telah meraup pemasukan dari retribusi Izin Mendirikan Bangunan sebesar Rp2,2 miliar atau 75 persen dari target Rp2,75 miliar dengan terus meningkatkan pelayanan.
"Kita optimis target tersebut akan tercapai dalam sisa waktu dua bulan kedepan dan upaya sosialisasi serta turun kelapangan memberikan penyuluhan terus dilakukan agar setiap warga masyarakat yang membangun rumah dan ruko mengurus IMBnya," kata Kepala Bidang Tata Ruang dan Bimtek Sarman di Rengat Sabtu.
Dikatakan Sarman, pencapaian retribusi IMB tak terlepas dari keperdullian masyarakat untuk mengurusnya. Tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi, sehingga dengan sendirinya setiap warga yang ingin membangun ruko, rumahdan perumahan yang berada dikawasan yang telah ditetapkan harus memiliki IMB.
"Kita tidak mempersulit warga yang datang untuk mengurus IMB dan terus melakukan imbauan agar warga atau pemilik rumah dan ruko mengurus IMB," katanya.
Diungkapkannya, dari 14 kecamatan yang ada di Inhu, sebanyak tiga kecamatan merupakan kecamatan yang memberikan kontribusi IMB yang besar yaitu kecamatan Siberida, Rengat dan Rengat Barat.
"Pembangunan ruko dan perumahan di tiga kecamatan itu berkembang pesat,yang menandai laju perekonomian Kab Inhu semakin tinggi dan ekonomi masyarakat semakin membaik," jelasnya.
Menurutnya peningkatan PAD tersebut terjadi karena adanya peningkatan pengurusan perizinan yang dilakukan masyarakat dalam pembangunan ruko. Sosialisasi kepada masyarakat agar mengurus IMB terus digiatkan.
Jika membangun rumah dan ruko masyarakat ataupun pemilik rumah yang tidak mengantongi izin diimbau dan diarahkan untuk mengurus IMB , jika tidak dilakukan akan ditindak tegas dan bahkan pembangunan dihentikan sementara sampai ada IMB.
Dengan adanya kebijakan Bupati Inhu Yopi Arianto memberikan berbagai kemudahan kepada para pemilik usaha yang berinvestasi di Inhu, mendorong lajunya perekonomian Inhu, bahkan tingkat kesadaran masyarakat pentingnya IMB sangat tinggi.
"Ini ditandai dengan semakin hari makin banyak saja masyaraka yang datang untuk mendapatkan IMB. Bila melalui orang lain maka besarnya biaya dan prosesnya tidak diketahui. Sebaiknya warga datang sendiri mengurusnya, agar paham prosedurnya dan tahu berapa biaya yang dikeluarkan," kata Sarman.
Pewarta : ANTARA News
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

