
Emrizal: BUMD Perbaiki SPBU Pemda

Pekanbaru, (AntaraRiau) - Asisten II Setdaprov Riau, Emrizal Pakis, minta agar BUMD PT Sarana Pembangunan Riau segera melakukan pembenahan terhadap SPBU yang ada sejak akhir 2011 ditutup Pertamina akibat tidak memenuhi standar keamanan.
"Kalau sudah masuk substansi keamanan ya harus segera dipenuhi," kata Emrizal di Pekanbaru, Kamis.
Ia mengatakan SPBU tersebut merupakan salah satu aset Pemprov Riau yang dipercayakan kepada PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) agar dikelola. Karena itu, adalah kerugian bagi pemerintah daerah apabila SPBU yang berada di lokasi strategis itu tutup terlalu lama.
Emrizal mengatakan, Pemprov Riau akan melakukan kajian terhadap kasus penutupan SPBU milik pemerintah daerah itu.
SPBU yang dikelola oleh PT SPR di Pekanbaru menjadi salah satu dari tiga agen penyalur BBM bersubsidi yang ditutup Pertamina karena alasan tidak memenuhi standar keamanan dan keselamatan. SPBU itu sudah tidak beroperasi sejak Desember 2011.
SPBU yang dikelola BUMD tersebut berlokasi di Jalan Sudirman, diseberang kantor Wali Kota Pekanbaru. Sanksi tersebut dijatuhkan Pertamina karena SPBU itu dinilai tidak layak beroperasi, diantaranya karena tangki penimbun BBM yang tidak memenuhi standar dan tidak ada perbaikan, serta kondisi peralatan pemadam kebakaran yang memprihatinkan.
SPBU tersebut dilarang untuk beroperasi sampai dilakukan perbaikan oleh pengelolanya. Selain itu, SPBU tersebut juga harus lulus pengecekan standar dari tim HSSE (health safety security and environment) Pertamina.
Namun, hingga kini belum terlihat ada aktivitas perbaikan di SPBU itu. Lokasi SPBU kini hanya ditutup dengan pagar seng.
Pewarta : FB Rian Anggoro
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

