
Polisi tak jamin keamanan BBM

Pekanbaru - Humas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, AKBP S Pandiangan menyatakan pihaknya tidak bisa menjamin keamanan bahan bakar minyak (BBM) jelang kenaikan harga April 2012 mendatang dari berbagai hal merugikan termasuk penimbunan.
"Hanya tuhan yang bisa menjamin keamanan BBM. Kami hanya bisa mengantisipasinya semaksimal mungkin," kata Pandiangan di Pekanbaru, Rabu.
Pernyataan AKBP Pandiangan tersebut, menanggapi masih adanya upaya penimbunan BBM dari sejumlah oknum pengusaha mengatasnamakan rakyat seperti yang terungkap di Kabupaten Pelalawan beberapa hari lalu.
Pengungkapan kasus yang diindikasi sebagai upaya penimbunan BBM jelang kanaikkan harga pada April 2012 mendatang itu dilakukan oleh Jajaran Mapolres Pelalawan.
Pada kasus ini, aparat berhasil mengamankan dua truk jenis colt diesel bernomor polisi (nopol) BM 8489 KA dan BM 9194 CG beserta ribuan liter BBM yang diangkutnya.
Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo melalui telepon kepada ANTARA di Pekanbaru, mengatakan, pengungkapan kasus dilakukan pada malam Minggu (11/3) lalu atas kerja sama pihak kepolisian dengan masyarakat.
"Hingga akhirnya dilakukan pengintaian mulai dari Stasiun pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sampai penangkapan," katanya.
Dia mengatakan, BBM bersubsidi jenis premium tersebut terkemas dalam ratusan jerigen yang per satuannya berkapasitas lebih dari 40 liter BBM.
"Pada pemeriksaan awal hingga sekarang, pemilik BBM tidak dapat menunjukan surat kepemilikan resmi dan pengedar BBM bersubsidi tersebut. Indikasinya masih sama, ada upaya penimbunan BBM jelang kenaikan harga," katanya.
Kapolres mengatakan, saat ini pihaknya tengah memproses kasus dugaan penimbunan BBM bersubsidi tersebut.
"Kasus ini masih dalam pengembangan. Secara intensif pengamanan BBM masih terus dilakukan," katanya.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

