
Petani datangi DPRD tuntut keadilan

Pekanbaru - Puluhan petani dari Desa Cengar di Kabupaten Kuantansingingi, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau di Pekanbaru untuk menuntut keadilan terhadap koperasi yang mengelola kebun mereka.
"Kami merasa selama ini pihak Koperasi Unit Desa (KUD) Prima Sehati yang mengelola sebagian besar kelapa sawit di Desa Cengar belum berbuat adil terhadap warga. Jadi kami meminta agar wakil rakyat di DPRD Riau dapat turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini," kata juru bicara warga petani Desa Cengar, Suherman disela aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Riau di Pekanbaru, Kamis.
Menurut Suherman, KUD Prima Sehati yang bermitra dengan PT Tri Bakti Sarimas (TBS) selama ini telah berbuat curang dengan tidak sepenuhnya memberikan apa yang menjadi hak warga setempat.
Dia menyatakan, di Desa Cengar terdapat sedikitnya 350 kepala keluarga (KK) yang telah berpuluh tahun menetap dengan pekerjaan sehari-hari adalah sebagai petani dengan luas lahan kebun sawit garapan sebanyak 1100 hektare.
"Namun hingga saat ini, koperasi tidak pernah menyeimbangkan gaji anggota kelompok tani dengan hasil kebun yang setiap tahunnya terus meningkat dengan harga yang relatif lebih mahal," ujarnya.
Untuk itu, kata Suherman, warga menuntut agar KUD Prima Sehati untuk di bubarkan dan biarkan warga mengelola kebunnya sendiri dengan standarisasi gaji sesuai dengan harga sawit di PT TBS.
"Atau kalau tidak, gaji para anggota dan warga disetarakan dengan PT TBS, bukan menurut standarisasi yang ditetapkan oleh koperasi selama ini," katanya.
Warga petani Desa Cengar lainnya, Mustofa mengatakan, pihaknya sengaja mendatangi para wakil rakyat di DPRD Riau untuk dapat kiranya memberikan solusi terhadap warga guna mendapatkan hak keadilan.
"Kami juga berharap upaya penyelesaian dari DPRD dapat secepatnya sehingga warga Desa Cengar menikmati hasil yang selayaknya kami terima," katanya.
Kedatangan puluhan petani Desa Cengar ini mendapat sambutan dari beberapa anggota DPRD Riau yang berjanji akan segera menelusuri permasalahan para petani.
"Kehadiran warga ke sini adalah langkah yang tepat, karena di sini adalah tempat pengaduan bagi masyarakat. Nantinya, kami akan mencoba untuk menelusuri masalah ini," kata Wakil Ketua DPRD Riau Topan Andoso.
Pernyataan mendukung juga diungkapkan anggota DPRD Riau lainnya dari Fraksi Partai Demokrat, Tengku Azwir yang berjanji akan menyurati sejumlah pihak terkait untuk mengatasi masalah warga petani di Desa Cengar.
"Selain kami akan menyurati Bupati Kuantansingingi, kami nantinya juga akan memanggil sejumlah dinas terkait terutama Dinas Koperasi untuk 'menerawang' tubuh koperasi yang dimaksudkan warga. Mudah-mudahan masalah ini dapat terselesaikan dengan secepatnya," kata Azwir.
Aksi menuntut keadilan puluhan petani Desa Cengar, Kuantansingingi tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam, mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian setempat.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

