
Bunga ''valentine'' laris manis

Pekanbaru - Berbagai jenis bunga plastik, khususnya yang mirip dengan kuncup dan mekar bunga mawar berwarna merah di toko atau swalayan serba ada di Kota Pekanbaru, Riau laris manis 'diserbu' pembeli yang merayakan "valentine day".
Sejumlah penjaga swalayan penyaji ragam kembang plastik di kota Pekanbaru yang ditemui ANTARA, Rabu, mengatakan, tingginya peminat bunga tersebut sudah terjadi sejak satu pekan sebelum perayaan hari kasih sayang atau "valentine day" yang jatuh pada 14 Februari lalu.
"Jumlah pembeli itu melonjak sejak satu minggu ini. Dalam sehari, itu ada sekitar seratus tangkai yang terjual," kata karyawan swalayan "Mama-Mia" di Jalan H Imam Munandar, Junefer (23).
Menurut dia, rata-rata pembeli bunga "kasih sayang" itu merupakan kalangan remaja, mulai dari pelajar bahkan mahasiswa.
"Diperkirakan, peningkatan penjualan bunga jelang hari 'valentine' bisa mencapai sekitar 400 persen, atau empat kali lipat dibandingkan hari-hari biasanya," ujar dia.
Seorang manajer di swalayan lainnya, tepatnya yang berada pada satu kompleks Mal Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman, Andika (32) mengatakan, selain bunga mawar plastik, cokelat dan boneka juga menjadi sasaran kawula muda yang hendak merayakan hari kasih sayang.
"Setiap mereka membeli cokelat atau boneka, itu pasti selalu dilengkapi dengan bunga. Paling laris itu bunga yang bertangkai tunggal," katanya.
Khusus bunga, dia mengaku terjual sekitar 300 hingga 400 tangkai dalam satu harinya, dan kondisi tersebut juga diakuinya telah berlangsung sejak satu pekan terakhir.
"Kalau hari biasa, paling ramai pada malam Minggu saja, itu pun bunga yang laku hanya sekitar puluhan tangkai, tidak cukup seratus," katanya.
Andika mengakui, ragam bunga yang dipajang di swalayan yang dijaganya itu dijual dengan label harga yang cukup bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga ada juga yang harganya mencapai ratusan ribu rupiah.
Tergantung dari model dan kemasannya. Ada bunga yang dikemas dengan kotak musik, itu harganya mencapai Rp300.000. Ada juga yang dikemas sama cokelat itu harganya sekitar Rp50.000 hingga Rp100.000.
"Tapi kalau yang biasa saja, harganya paling mahal Rp50.000 bahkan ada yang hanya Rp10.000 per tangkai," ujarnya.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

