
BLH Ajak Masyarakat Selamatkan Sungai

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Badan Lingkungan Hidup Provinsi Riau mengajak masyarakat setempat menyelamatkan daerah aliran sungai dari pencemaran.
"Salah satu cara yang harus dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan di daerah aliran sungai yakni dengan mengajak masyarakat bersama-sama menyelamatkan sungai, terlebih pada musim hujan sekarang," kata yang biasanya memasuki musim banjir," kata Kabid Pengendalian dan Pencemaran Badan Lingkungan Hidup Provinsi Riau Arbaini di Pekanbaru, Selasa (15/11).
Ia mengatakan, saat ini daerah aliran sungai di Riau masuk kategori tercemar, tetapi kondisi itu masih bisa diatasi jika masyarakt membiasakan hidup bersih. "Terutama kebersihan daerah aliran sungai seperti sungai Siak dan Kampar," ujar Arbaini.
Sekarang, menurut dia, Sungai Kampar masuk dalam pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup akibat pencemaran yang sudah berat, dan tiga sungai lainmasing-masing Sungai Rokan, Sungai Indragiri, dan Sungai Siak dalam pengawasan Badan Lingkungan Hidup daerah.
"Kami mengimbau masyarakat mengubah perilaku dengan tidak membuang sampah di sungai," ucapnya.
Meskipun beberapa sungai di Riau sudah tercemar, namun BLH Riau membantah pernyataan dari berbagai LSM lingkungan bahwa ikan di Riau tidak layak dikonsumsi.
"Itu belum pasti, memang beberapa sungai di Riau sudah tercemar oleh limbah baik limbah industri maupun limbah masyarakat, namun belum bisa dikatakan sudah memasuki kondisi darurat," ujarnya.
Arbaini juga berharap ada keseriusan dari pemerintah daerah Khususnya kabupaten/kota untuk mengajak seluruh masyarakat mencintai lingkungan daerah aliran sungai karena sungai merupakan sumber penghidupan bagi masyarakat.
"Peran semua pihak dalam melindungi sungai sangat dibutuhkan karena kalau semua menjaganya, saya yakin sungai akan bisa terhindar dari pencemaran," ujar Arbaini.
Pewarta : Nasuha
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

