Logo Header Antaranews Riau

Rupiah pagi menguat 18 poin

Senin, 14 November 2011 10:36 WIB
Image Print

Jakarta, (ANTARARIAU News) - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin pagi bergerak menguat 18 poin ditengah sentimen pasar keuangan global yang cenderung positif.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarBank di Jakarta Senin pagi bergerak naik ke posisi Rp8.945 atau naik 18 poin dibanding sebelumnya Rp8.963.

"Sentimen negatif dari Eropa perlahan melemah sehingga pergerakkan rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan meski masih dalam kisaran terbatas," ucap analis pasar Uang dari Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, mata uang rupiah yang terapresiasi terhadap dolar AS dipicu dari beberapa langkah Italia yang merestui langkah-langkah penghematan baru ke dalam RUU anggaran negara 2012.

"Saat ini investor kembali tertarik pada aset beresiko dan masuk ke dalam 'emerging market' di tengah optimisme pasar Eropa sehingga nilai tukarnya menguat termasuk rupiah," kata dia.

Ia mengatakan, tekanan jual yang mendera rupiah sejak awal pekan mulai menunjukkan tanda-tanda mereda seiring kembali stabilnya situasi politik di Italia dan Yunani.

Sementara Yunani, kata dia, telah membentuk kabinet baru dan akan segera menggelar rapat untuk membahas rencana langkah-langkah penghematan.

Pengamat valas Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih menambahkan, mata uang Asia pagi ini menguat termasuk nilai tukar rupiah.

"Terpilihnya Perdana Menteri baru Italia dan Yunani mengurangi tekanan politik di zona euro. Sentimen positif ini berimbas ke pasar Asia hari ini," kata dia.

Regional Asia, lanjut dia, merupakan kawasan yang relatif kuat secara ekonomi dalam dekade ini sehingga memicu investor datang ke Asia termasuk Indonesia, kondisi itu dapat membuat nilai tukar naik.

"Kawasan Asia merupakan pasar baru ekspor AS ketika Uni Eropa yang menjadi mitra dagang terbesar sebelumnya sedang mengalami banyak masalah," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026