Pengamat: Banjir Jakarta pengaruhi elektabilitas Anies Baswedan

id Banjir yang sukses,elektabilitas Anies,pilpres 2024, pilkada dki,anies

Pengamat: Banjir Jakarta pengaruhi elektabilitas Anies Baswedan

Pengendara sepeda motor mencoba melintasi banjir di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020). Hujan deras sejak Minggu 23 Februari dini hari membuat sejumlah kawasan di Jakarta tergenang banjir. )ANTARA/Sigid Kurniawan)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno,mengatakan,elektabilitas Gubernur DKI Jakarta,Anies Baswedan, sangat dipengaruhi terpaan bencana banjir di Jakarta yang menghadang sejak Januari 2020.

Dalam pernyataan pers hasil survei nasional dan diskusi publik Politika Research Consultingdan PPI yang diterima di Jakarta, Minggu, dia menyatakan, Baswedan mendapatkan elektabilitas sebesar 7,8 persen pada hasil survei yang dilakukan pada rentang waktu 25 Januari 2020 sampai 10 Februari 2020 itu.

ElektabilitasBaswedan itu berada di posisi keempat jauh di belakang Menteri Pertahanan,Prabowo Subianto,yang berada di posisi pertama dengan 17.3 persen dan posisi kedua ditempati pengusaha,Sandiaga Uno, dengan 9.1 persen serta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo,berada di posisi ketiga dengan 8.8 persen.

Merujuk hasil survei PPI sebelumnya, tidak pernah ada yang berhasil menjatuhkan Baswedan separah apa yang ditimbulkan banjir.

Justru, semakin dia dirundung dan dikritik habis-habisan oleh lawan politiknya, semakin simpatik pula masyarakat pada inisiator Gerakan Indonesia Mengajar itu."Tapi ketika ada banjir (pada) 1 Januari sampai sekarang datang ke Jakarta, tanpa di-bully pun Anies itu turun (elektabilitas) dengan sendirinya," kata Prayitno.

Menanggapi itu, Partai Keadilan Sejahteratetap santai dan mencoba melihat sisi positif dari jebloknya elektabilitasBaswedanpascabanjir.Menurut juru bicara PKS,Indra, hasil survei versi Parameter Politik Indonesia itu menunjukkan harapan yang luas dari masyarakat Indonesia terhadap kinerja Baswedan.

"Terlepas PKS ada calon lain atau tidak, ini menarik, berarti ada ekspektasi luas, karena benci itu kadang tipis antara benar-benar cinta atau, dan seterusnya," kata Indra dalam diskusi yang digelar di Hotel Gren Alia,Cikini, JakartaPusat, itu.

Ia lantas mencontohkan bahwa Baswedan kerap disalahkan jika terjadi bencana banjir meski bukan terjadi di Jakarta. Ia menyatakan Anies turut disalahkan bila terjadi musibah banjir di kota lain.

"Sebenarnya berarti harapan publik begitu tinggi ke Anies Baswedan. Banjir Semarang Anies disalahkan, banjir ibu kota baru Anies juga disalahkan, ini artinya sinyal," kata dia.

Baca juga: Anies tolak undangan deklarasi For President 2024

Baca juga: Anies minta DPRD Jakarta segera proses pemilihan Wagub DKI


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar